- Dispendik Kota Blitar menerapkan pengawasan ketat selama MPLS untuk mencegah bullying dan senioritas.
- Kegiatan MPLS diarahkan pada pembentukan karakter dan dukungan bagi siswa baru.
- Sinergi antara sekolah dan keluarga sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang positif.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar mengambil langkah proaktif untuk menerapkan pengawasan ketat selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Dalam upaya menciptakan suasana pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak, Dispendik menegaskan bahwa praktik bullying, perpeloncoan, dan budaya senioritas tidak akan ditoleransi. Hal ini menandai komitmen pemerintah kota untuk melindungi para peserta didik baru dan mendorong mereka untuk merasa aman saat memasuki dunia pendidikan.
Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menjelaskan bahwa kegiatan MPLS harus dimaknai sebagai momen penting bagi para siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, bukan sebagai ajang intimidasi yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Ia menegaskan perlunya seluruh pihak, mulai dari sekolah hingga keluarga, untuk bersinergi dalam menciptakan suasana belajar yang positif dan mendukung. Orang tua diharapkan untuk mendampingi anak-anak mereka secara aktif pada awal tahun ajaran baru agar transisi tersebut dapat berjalan mulus.
Dindin juga memperingatkan bahwa meskipun ada upaya pengawasan, potensi praktik senioritas masih dapat muncul, terutama di tingkat pendidikan menengah. Oleh karena itu, sekolah-sekolah diharapkan untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan bahwa semua kegiatan MPLS dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan pemerintah. Fokus utama dari kegiatan ini adalah membangun karakter para siswa baru dan bukan memberikan tekanan atau intimidasi.
Dengan harapan bahwa semua tenaga pendidik, panitia MPLS, dan siswa senior memahami pentingnya membangun hubungan yang sehat antarsiswa, Dispendik optimis bahwa MPLS 2026 akan berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para peserta didik baru. Dispendik berkomitmen untuk memastikan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan baik sehingga siswa dapat beradaptasi dengan rasa aman tanpa tekanan dari budaya yang merugikan.