- Dinkes Kabupaten Blitar menyiapkan tiga jenis vaksin untuk pelaksanaan BIAS 2026.
- Distribusi vaksin dilakukan secara bertahap dengan memantau kualitas melalui sistem rantai dingin.
- Evaluasi BIAS tahun lalu menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan target imunisasi terlampaui.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mengonfirmasi kesiapan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 dengan ketersediaan stok vaksin yang mencukupi. Dalam upaya meningkatkan perlindungan kesehatan bagi anak usia sekolah, Dinkes telah mempersiapkan tiga jenis vaksin penting, yaitu Diphtheria Tetanus (DT), Tetanus Diphtheria (Td), dan Human Papillomavirus (HPV). Program BIAS ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Blitar mendapatkan imunisasi secara berkala.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, menjelaskan bahwa perhitungan kebutuhan vaksin dilakukan berdasarkan jumlah siswa di setiap wilayah yang menjadi sasaran imunisasi. Dengan pendekatan yang sistematis ini, distribusi vaksin ke puskesmas dapat dilakukan secara tepat dan tidak ada potensi kekurangan stok. "Ketersediaan vaksin untuk pelaksanaan BIAS dipastikan aman. Kami telah menyesuaikan distribusi dengan jumlah sasaran sehingga pelayanan imunisasi berlangsung tanpa kendala," ujarnya.
Proses distribusi vaksin akan dilakukan secara bertahap ke puskesmas di seluruh Kabupaten Blitar, dengan pemantauan yang ketat terhadap kualitas vaksin melalui sistem rantai dingin atau cold chain. Sistem ini vital untuk menjaga agar vaksin tetap berada pada suhu yang sesuai, menjamin kualitas, keamanan, dan efektivitasnya hingga hingga saat vaksi diberikan di sekolah-sekolah.
Dinkes berkomitmen untuk memastikan semua langkah terkait penyimpanan dan distribusi vaksin dilakukan secara profesional. Evaluasi terhadap pelaksanaan BIAS pada tahun lalu menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan sebagian besar target imunisasi di Kabupaten Blitar berhasil dilampaui, menandakan bahwa program imunisasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.