- Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan intensif di Bali guna persiapan Piala AFF 2026.
- Kamboja dan Timor Leste sebagai rival kuat di Grup A memiliki pemain andalan dan strategi yang siap diuji.
- Masyarakat Indonesia menaruh harapan besar agar Timnas dapat meraih trofi AFF untuk pertama kalinya.
Bali menjadi saksi intensitas persiapan Timnas Indonesia dalam menghadapi Piala AFF 2026. Di bawah kepemimpinan pelatih asal Inggris, John Herdman, Skuad Garuda tengah menjalani pemusatan latihan yang ketat di Pulau Dewata. Dengan harapan tinggi dari masyarakat Indonesia untuk meraih trofi AFF yang dipersembahkan sebagai kado ulang tahun ke-81 Republik Indonesia, Timnas dituntut untuk tampil maksimal dan menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dengan kehadiran pemain naturalisasi dan diaspora yang memperkaya skuad.
Namun, perjuangan Timnas Indonesia di Grup A bukan tanpa tantangan. Kompetisi di grup ini semakin kompetitif dengan kehadiran tim-tim seperti Kamboja, Timor Leste, Singapura, dan juara bertahan Vietnam. Kamboja, yang akan menjadi lawan perdana Indonesia pada 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari, mengusung ambisi besar dan datang dengan kekuatan tim yang semakin solid. Di bawah arahan pelatih Jepang, Koji Gyotoku, mereka mengandalkan strategi 4-2-3-1 yang dipadu dengan kehadiran pemain naturalisasi berkualitas.
Lini tengah Kamboja diperkokoh oleh Yudai Ogawa dan Alisher Mirzaev yang menjadi nyawa dalam permainan tim, sedangkan di lini depan, penyerang Abdel Kader Coulibaly menambah daya gedor yang tak bisa diabaikan. Setelah sukses dalam beberapa laga uji coba, termasuk melawan Bhutan dan Hong Kong, Kamboja datang dengan keyakinan tinggi, dan anak asuh Gyotoku ini tentunya tak ingin dipandang sebelah mata.
Setelah laga kontra Kamboja, Timnas Indonesia direncanakan akan terbang ke Thailand untuk berhadapan dengan Timor Leste. Perhelatan ini menjadi penting karena infrastruktur di Timor Leste dianggap belum cukup baik. Timor Leste, yang dikelola pelatih Portugal, Jose Pedro, tampil menonjol dengan formasi ofensif 4-3-3 dan berhasil mencuri perhatian dengan penampilan mengesankan di babak kualifikasi. Semua tim di Grup A siap untuk laga ketat, dan harapan masyarakat Indonesia tentu ingin melihat Timnas berjaya di turnamen ini.