- Kegiatan peninjauan fasilitas Sekolah Rakyat melibatkan calon siswa dan orang tua selama dua hari.
- Wali Kota Blitar menyatakan bahwa kunjungan langsung lebih efektif untuk pemahaman lingkungan pendidikan.
- Sekolah Rakyat menyediakan pendidikan berkualitas gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sekolah Rakyat (SR) Kota Blitar menggelar acara peninjauan fasilitas sekolah bagi calon peserta didik bersama orang tua, berlangsung selama dua hari pada tanggal 10 dan 11 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung mengenai lingkungan dan sistem pembelajaran di Sekolah Rakyat, yang berlokasi di kawasan Seko.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi siswa dan orang tua untuk melihat secara langsung fasilitas yang ada. Dalam kunjungan tersebut, mereka diajak berkeliling ke berbagai area, termasuk ruang kelas, asrama untuk putra dan putri, perpustakaan, lab, masjid, serta fasilitas olahraga seperti lapangan basket, mini soccer, dan jalur jogging. Wali Kota menekankan bahwa pengalaman langsung ini jauh lebih efektif dibandingkan dengan sosialisasi door-to-door.
Kurikulum yang diterapkan di Sekolah Rakyat adalah kurikulum nasional yang diperkaya dengan pembentukan karakter. Dengan sistem pendidikan berbasis asrama, siswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademis tetapi juga pelajaran kepemimpinan, spiritualitas, nasionalisme, keterampilan hidup, hingga talent mapping. "Sekolah Rakyat ini dirancang khusus untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas tanpa biaya," jelas Ibin.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah, menginformasikan bahwa proses pengadaan seragam dan kebutuhan lainnya untuk siswa baru saat ini sedang berjalan dengan baik. Ia juga menambahkan bahwa pembangunan fasilitas fisik di Sekolah Rakyat telah mencapai lebih dari 85 persen dan saat ini berada pada tahap finishing, menjelang pelaksanaan tahun ajaran baru.