Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Olahraga Kinerja Veda Ega Pratama di Aragon: Tantangan dan Harapan Masa Depan di Honda

Kinerja Veda Ega Pratama di Aragon: Tantangan dan Harapan Masa Depan di Honda

Kinerja Veda Ega Pratama di Aragon: Tantangan dan Harapan Masa Depan di Honda
Poin Penting:
  • Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 di Moto3 Aragon tanpa menambah poin.
  • Kendala performa motor Honda dan kondisi lintasan yang licin menjadi tantangan besar.
  • Veda sebelumnya menunjukkan kemampuannya dengan finis di posisi kesembilan di Silverstone.

Veda Ega Pratama, pembalap muda berbakat asal Indonesia, mengalami akhir pekan yang mengecewakan di Moto3 Aragon 2026. Dalam balapan yang berlangsung pada hari Minggu, Veda hanya mampu meraih posisi ke-20, gagal menambah poin dan membuatnya tertahan di angka 97 dalam klasemen sementara. Penampilan tersebut menyebabkan sejumlah pengamat mempertanyakan potensi masa depannya bersama Honda Team Asia, mengingat hasil ini merupakan salah satu yang terburuk dalam musim debutnya.

Start dari posisi ke-22 akibat gagal menembus kualifikasi Q2, Veda sepertinya menghadapi banyak rintangan. Meskipun sempat memperbaiki posisi dan masuk ke zona poin, kecepatan motor yang menurun di lap-lap akhir balapan menyebabkan dirinya kembali kehilangan beberapa posisi. Sejak sesi latihan, Veda juga menyatakan kesulitan dalam menemukan pengaturan optimal untuk motornya, terutama di lintasan Aragon yang kondisinya cukup licin. Hal ini menambah tantangan bagi tim Honda untuk meningkatkan performa yang lebih kompetitif di balapan selanjutnya.

Sebelumnya, Veda menunjukkan bahwa dirinya memiliki potensi besar untuk bersaing di ajang Moto3, seperti yang terlihat saat ia finis kesembilan di Moto3 Inggris di Silverstone. Pengalamannya di lintasan tersebut telah meningkatkan kepercayaan dirinya dan membuktikan bahwa ia mampu bekerja keras untuk meraih poin meskipun harus memulai dari posisi yang tidak menguntungkan. Dengan hanya tiga poin lagi untuk mencapai angka 100 dan target untuk merangsek ke posisi lima besar, performanya ke depan menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu.

Meski hasil di Aragon menimbulkan tanda tanya, penting untuk dicatat bahwa sebagai seorang rookie, Veda memiliki peluang untuk terus berkembang. Kesulitan yang dihadapinya di Aragon mencerminkan betapa pentingnya kualitas motor dalam balapan yang ketat seperti Moto3. Motor yang tidak kompetitif dapat berdampak signifikan pada posisi pembalap, sehingga usaha lebih lanjut dari Honda Team Asia untuk meningkatkan performa motor sangat diharapkan agar Veda dapat kembali bersaing di jalur poin di balapan mendatang.