- Kebakaran rumah Mukori di Wlingi diduga akibat konsleting listrik.
- Warga berinisiatif memadamkan api sebelum petugas Damkar tiba.
- Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta, namun tidak ada korban jiwa.
Kebakaran menghanguskan rumah milik Mukori, seorang warga Lingkungan Nangkan, Kelurahan Wlingi, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa ini diduga disebabkan oleh konsleting listrik yang terjadi pada stop kontak televisi, yang menggunakan kabel serabut, sehingga memicu percikan api di dalam rumah. Kebakaran pertama kali terdeteksi oleh masyarakat setempat yang melihat kepulan asap tebal yang berasal dari ruang tengah rumah korban.
Dengan cepat, warga sekitar bergerak untuk membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya sambil menghubungi petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar. Menurut Teddy Prasojo, Kasi Pemadam Kebakaran Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, api dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, kerusakan yang dialami rumah tersebut cukup parah, terutama pada bagian tengah dan rangka atap, meski dinding bangunan masih dalam kondisi utuh.
Dalam insiden ini, sejumlah barang berharga milik Mukori juga tidak luput dari kebakaran, antara lain televisi, almari, kasur, dipan, meja dan kursi, serta pintu dan jendela rumah. Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Peristiwa ini tentu menjadi peringatan bagi warga di sekitar untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh konsleting listrik. Pemkab Blitar dan aparat terkait diharapkan dapat memberikan edukasi mengenai keamanan listrik kepada masyarakat.
Kehilangan yang dialami oleh Mukori adalah duka bagi keluarga dan masyarakat di Wlingi. Semoga kejadian serupa tidak terulang dan kita semua lebih waspada akan bahaya kebakaran di lingkungan tempat tinggal.