- Kantor Desa Bacem dibobol maling, mengakibatkan hilangnya dua laptop dan dua proyektor.
- Kerugian yang ditaksir mencapai Rp14 juta, membuat perangkat desa khawatir akan keamanan aset.
- Polisi telah bergerak untuk menyelidiki kasus ini tanpa adanya kerusakan pada bangunan.
Kantor Desa Bacem, yang terletak di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, mengalami insiden pencurian yang mengejutkan, mengakibatkan hilangnya aset penting desa. Pencurian ini terungkap pada malam hari setelah perangkat desa melakukan persiapan untuk rapat, ketika salah satu anggota menemukan pintu kantor dalam keadaan tidak terkunci. Ketika mereka memasuki ruangan, dua unit laptop dan dua proyektor yang biasanya tersedia untuk kegiatan desa sudah raib, meninggalkan perangkat desa dalam kebingungan dan frustrasi.
Sekretaris Desa Bacem, Wasis Riadianto, menyatakan, "Kami menerima laporan kejadian sekitar setelah isya, saat para perangkat desa tiba untuk mempersiapkan rapat. Pintu kantor tidak terkunci dan kami segera menyadari bahwa barang-barang penting seperti laptop dan proyektor yang biasanya ada di meja pelayanan telah hilang. Hal ini sangat disayangkan, karena alat-alat ini esensial dalam mendukung berbagai kegiatan desa."
Diperkirakan kerugian akibat pencurian ini mencapai angka sekitar Rp14 juta, sebuah nilai yang cukup signifikan bagi anggaran desa. Wasis menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan insiden ini kepada kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti dan berharap agar pelaku pencurian segera tertangkap, demi memberikan rasa aman kepada masyarakat desa.
Kapolsek Lotim, AKP Nur Wasis, mengkonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa pencurian berlangsung tanpa merusak bangunan maupun barang di lokasi. Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, yang berkomitmen untuk mengusut tuntas demi keamanan dan kenyamanan warga Blitar.