- Sari Sukoco, warga Tulungagung, merupakan korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2.
- Insiden terjadi setelah sarapan, dengan bambang merasakan panas dari lantai kapal.
- Jenazah Sari dimakamkan di Desa Sidorejo setelah disemayamkan di rumah duka.
Jenazah Sari Sukoco, seorang wanita berusia 39 tahun asal Dusun Krajan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, dipulangkan ke rumah duka pada Senin malam, 3 Agustus 2026. Sari merupakan salah satu korban dari insiden tragis kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan utara Madura pada Minggu, 2 Agustus 2026. Jenazahnya tiba di rumah duka sekitar pukul 21.15 WIB dengan menggunakan ambulans dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.
Satu penumpang selamat, Bambang Susilo, yang juga merupakan rekan kerja Sari, menyampaikan bahwa mereka berdua sedang dalam perjalanan menuju Sulawesi untuk mengirimkan barang. Menurut Bambang, kebakaran mulai terjadi setelah mereka selesai menyantap sarapan. Ia merasakan lantai kapal mulai memanas dan melaporkan kemunculan api dari dek bawah, yang kemudian dengan cepat menyebar ke bagian atas kapal.
Dalam kondisi darurat tersebut, Bambang dan Sari berusaha mencari tempat aman di anjungan depan kapal. Menggunakan pelampung, Bambang memutuskan untuk melompat ke laut demi keselamatan. Meskipun sudah mengajak Sari untuk melompat bersamanya, ia terpisah dari korban saat Sari meminta agar ia melompat terlebih dahulu.
Setelah jenazah Sari disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Perumahan Mutiara Alam Regency, Kelurahan Tertek, pada malam yang sama, jenazahnya dimakamkan di Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, yang sesuai dengan identitas KTP-nya. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan dalam perjalanan laut, agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang.