- Truk muatan getah pinus terbakar diduga akibat konsleting listrik saat melaju di Jalan Raya Jeli.
- Sopir berhasil menepikan kendaraan menjauh dari pemukiman untuk menghindari korban lebih lanjut.
- Kerugian material diperkirakan mencapai Rp225 juta, namun tidak ada korban jiwa.
Jumat malam, 21 Agustus 2026, sebuah insiden kebakaran terjadi di Jalan Raya Jeli, Karangrejo, Tulungagung, saat sebuah truk yang membawa muatan getah pinus mengalami kebakaran yang diduga disebabkan oleh konsleting listrik. Kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.14 WIB, saat truk yang dikemudikan oleh Bustomi, seorang warga Kediri, sedang melaju dari arah Kediri menuju Trenggalek.
Menurut Iwan Supriyono, Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, sopir menyadari adanya kobaran api yang muncul dari bagian belakang truknya. Dengan sigap, sopir melakukan tindakan tepat dengan menepikan kendaraan ke lokasi yang aman jauh dari pemukiman agar tidak menimbulkan korban lebih banyak.
Api yang dengan cepat melahap muatan getah pinus, yang merupakan bahan mudah terbakar, mengakibatkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp225 juta. Dinas Pemadam Kebakaran segera menerjunkan dua armada pemadam kebakaran dan satu armada suplai air setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan dan memadamkan api dalam waktu sekitar 1,5 jam, sehingga dapat mencegah meluasnya kebakaran ke area lain.
Sementara itu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Baik sopir maupun kernet truk dinyatakan selamat meskipun mengalami kerugian yang cukup signifikan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja, terutama bagi para pengguna jalan yang melintas dengan muatan berbahaya seperti bahan bakar dan material mudah terbakar.