- DPRD Kota Blitar akui kesulitan menanggapi tuntutan evaluasi program MBG.
- Keterbatasan kewenangan daerah menjadi penghalang dalam pengawasan program strategis.
- DPRD akan menggunakan jalur politik internal untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian utama di Kota Blitar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar mengakui adanya tantangan serius dalam menanggapi tuntutan masyarakat untuk melakukan evaluasi total terhadap program ini. Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, menegaskan bahwa meskipun pihaknya mengerti dan menghargai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui demonstrasi, mereka terjebak dalam keterbatasan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
Kendala utama yang dihadapi DPRD adalah terbatasnya otoritas mereka dalam mengambil tindakan terhadap program-program strategis yang terpusat di bawah pemerintah pusat. Menurut Syahrul, saat ini tidak ada kejelasan mengenai ruang lingkup dan kekuasaan DPRD dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG. "Kami kesulitan untuk mengetahui langkah yang tepat dalam menindaklanjuti keinginan masyarakat, karena regulasi yang ada tidak mendukung kami untuk mengambil langkah nyata," tutur Syahrul kepada Radar Blitar.
DPRD Kota Blitar, sambung Syahrul, terpaksa mencari cara lain untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah menggunakan jalur politik internal partai yang memiliki hubungan langsung dengan DPR RI. "Memang langkah ini memiliki batasan, namun kami berharap hal ini dapat memperkuat saluran komunikasi dan membawa suara masyarakat Blitar lebih dekat kepada para pengambil keputusan di pusat," jelasnya.
Dalam menghadapi situasi ini, DPRD berharap masyarakat dapat bersabar dan tetap mengikuti perkembangan selanjutnya. Otoritas lokal berkomitmen untuk terus mencari jalan terbaik demi kepentingan publik, walaupun terkendala oleh peraturan yang ada. Harapan ke depan, evaluasi dan perbaikan Program Makan Bergizi Gratis dapat segera terlaksana demi meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat Blitar.