- SR Terintegrasi 2 dibuka untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
- Acara peresmian dihadiri oleh pejabat tinggi dan diisi dengan penampilan menarik dari siswa.
- Sekolah ini menawarkan pendidikan gratis dengan konsep asrama, mendukung total 202 siswa.
Kota Blitar memasuki era baru dalam pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dengan resmi dibukanya Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2. Wali Kota Syauqul Muhibbin melaksanakan peresmian pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul. Acara ini tidak hanya menjadi titik awal bagi ratusan anak untuk mendapatkan pendidikan yang setara dengan standar internasional, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat sekitar.
Peresmian SR Terintegrasi 2 dimulai dengan berbagai pertunjukan menarik dari siswa-siswa yang menunjukkan bakat dan keterampilan mereka, termasuk drama, paduan suara, dan storytelling dalam bahasa asing. Kehadiran Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, Kapolres Blitar AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, serta Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim menambah kesan khidmat pada acara tersebut. Wali Kota Ibin, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat, termasuk Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial, untuk mewujudkan program ini.
Lebih jauh, Wali Kota Syauqul Muhibbin menyampaikan bahwa keberadaan SR bukan hanya sekadar fisik, tetapi merupakan strategi untuk memberantas kemiskinan melalui pendidikan. Ia turut mengingatkan bahwa banyak anak-anak yang terhalang untuk bersekolah karena kendala ekonomi. Merespons masalah ini, SR Terintegrasi 2 menyediakan fasilitas pendidikan gratis, lengkap dengan seragam dan perlengkapan dasar lain.
Dengan total 202 siswa yang terdaftar, mencakup 131 siswa dari Kota Blitar dan 71 siswa yang berasal dari daerah Malang dan Batu, SR mengusung konsep asrama yang komprehensif. Wali Kota berharap bahwa transformasi lahan pertanian tersebut menjadi sekolah adalah investasi terbaik untuk masa depan anak-anak di Kota Blitar, sebagai langkah nyata dalam mewujudkan generasi unggul dan mandiri di masa depan.