Kamis, 01 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Ekonomi › Disperindag Blitar Umumkan Penutupan Eskalator Pasar Legi untuk Efisiensi Energi

Disperindag Blitar Umumkan Penutupan Eskalator Pasar Legi untuk Efisiensi Energi

Disperindag Blitar Umumkan Penutupan Eskalator Pasar Legi untuk Efisiensi Energi
Poin Penting:
  • Eskalator di Pasar Legi dimatikan untuk efisiensi penggunaan listrik.
  • Penataan ulang lantai 2 Pasar Legi akan mengubahnya menjadi ruang terbuka.
  • Ratusan kios yang tidak terpakai akan dibongkar untuk menarik pengunjung baru.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar mengkonfirmasi bahwa eskalator yang terletak di Pasar Legi tidak dalam kondisi rusak. Kepala Disperindag, Parminto, menjelaskan bahwa perangkat tersebut sengaja dimatikan sebagai upaya untuk menghemat konsumsi energi listrik. Langkah ini diambil mengingat situasi lalu lintas pengunjung yang sepi, terutama di lantai dua pasar yang sebelumnya dirancang untuk memudahkan akses pengunjung.

Sebelum penutupan eskalator, pengunjung jarang sekali memanfaatkan fasilitas tersebut untuk naik ke lantai dua. Hal ini berimbas pada operasional eskalator yang dinilai tidak efisien jika tetap diaktifkan. Parminto menegaskan bahwa eskalator tersebut masih dalam keadaan baik dan dapat diaktifkan kembali sesuai kebutuhan di masa mendatang.

Sejalan dengan penutupan eskalator, Disperindag juga mengumumkan rencana penataan ulang di lantai dua Pasar Legi. Ratusan kios yang sudah tidak beroperasi selama lebih dari satu tahun akan dibongkar untuk memberikan ruang bagi konsep baru, di mana lantai dua akan diubah menjadi ruang terbuka yang lebih menarik dan multifungsi, seperti aula atau hall yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan.

Dengan adanya ruang terbuka ini, pemerintah berharap dapat menarik minat pengunjung, khususnya anak muda, untuk kembali mengunjungi Pasar Legi dengan menghadirkan beragam acara kreatif seperti festival musik dan kuliner. Proses penataan ini diharapkan dapat mengembalikan vitalitas Pasar Legi yang sempat meredup pasca kebakaran dan menjadikannya sekali lagi sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial yang ramai di Blitar.