Kamis, 01 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pendidikan & Budaya › FKUB Blitar: Memperkuat Pancasila Melalui Kerukunan Lintas Agama dan Literasi Sejarah

FKUB Blitar: Memperkuat Pancasila Melalui Kerukunan Lintas Agama dan Literasi Sejarah

FKUB Blitar: Memperkuat Pancasila Melalui Kerukunan Lintas Agama dan Literasi Sejarah
Poin Penting:
  • Peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi refleksi sejarah penting bagi bangsa.
  • Tokoh agama berperan signifikan dalam mengawal prinsip-prinsip Pancasila dan kerukunan umat.
  • Generasi muda perlu meningkatkan literasi sejarah untuk memahami konteks informasi yang diterima.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Blitar menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila seharusnya tidak hanya menjadi sebuah seremoni tahunan, tetapi juga merupakan momen penting untuk refleksi atas berbagai tantangan sejarah yang telah dihadapi bangsa Indonesia. Salah satu peristiwa yang menjadi sorotan adalah Gerakan 30 September (G30S), yang dalam pandangan FKUB berhubungan erat dengan sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI). Ini menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap sejarah bagi masyarakat saat ini.

FKUB menilai bahwa kekuatan Pancasila sebagai dasar negara sangat terkait dengan peran para tokoh agama dan masyarakat. Ulama, kiai, pendeta, biksu, dan tokoh masyarakat lainnya dianggap memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga dan mengawal prinsip-prinsip Pancasila, sebagaimana tertuang dalam sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Mereka berfungsi sebagai penjaga ruh keberagaman dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, yang merupakan landasan penting bagi persatuan bangsa.

Dalam pandangan FKUB, paham komunisme yang bersifat ateistik tidak sejalan dengan nilai-nilai Ketuhanan yang dijunjung tinggi dalam Pancasila. Oleh karena itu, mereka menegaskan perlunya menjaga Pancasila sebagai ideologi negara dan menolak segala bentuk upaya yang berpotensi menggantinya dengan paham-paham lain yang bertentangan. FKUB juga mengingatkan pentingnya generasi muda untuk memahami sejarah dengan baik supaya tidak terpengaruh oleh propaganda yang berpeluang mengganggu kerukunan dan persatuan.

Pentingnya literasi sejarah menjadi salah satu fokus FKUB Kabupaten Blitar dalam menghadapi tantangan era modern ini. Dengan perkembangan teknologi dan era digital, generasi muda diharapkan mampu mengakses informasi dan mendapatkan pemahaman sejarah yang akurat agar tidak terpaku pada informasi sepihak. Melalui upaya penyuluhan dan dialog antarkelompok agama, FKUB berharap agar kesadaran masyarakat akan pentingnya Pancasila dan sejarah dapat terbangun dengan kuat, membawa masyarakat Blitar ke arah yang lebih harmonis dan damai.