Kamis, 01 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Ekonomi › Hari 17: Hari Baik untuk Membeli Perhiasan Menurut Perhitungan Jawa

Hari 17: Hari Baik untuk Membeli Perhiasan Menurut Perhitungan Jawa

Hari 17: Hari Baik untuk Membeli Perhiasan Menurut Perhitungan Jawa
Poin Penting:
  • Hari ke-17 dianggap sebagai waktu yang ideal untuk membeli perhiasan dalam perhitungan Jawa.
  • Perhitungan Yoso Bumi diyakini membawa keberuntungan dan kepuasan kepada pemilik perhiasan.
  • Contoh hari baik untuk membeli perhiasan adalah Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon.

Di tengah perkembangan zaman, budaya lokal yang kental masih menjadi pedoman bagi masyarakat Blitar dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk saat melakukan transaksi pembelian perhiasan. Berdasarkan tradisi hitungan Jawa, hari ke-17 dari bulan, yang dikenal sebagai Yoso Bumi, telah diidentifikasi sebagai waktu yang paling tepat untuk membeli cincin, anting, kalung, dan perhiasan lainnya. Menurut perhitungan ini, pembelian di hari tersebut diyakini membawa keberuntungan dan kepuasan bagi pemiliknya.

Hitungan Hari baik dalam tradisi Jawa mempertimbangkan dua rumus: Kerto-Yoso-Candi dan Bumi-Sengkolo-Kali. Dalam rumus pertama, hari ke-17 jatuh pada kategori Yoso, sedangkan analisanya menggunakan rumus kedua menunjukkan nilai Bumi. Kombinasi ini, Yoso Bumi, diartikan sebagai sebuah simbol keindahan dan hiasan yang ada di bumi, menunjukkan bahwa membeli perhiasan di hari ini akan memberikan nilai estetika dan personal yang tinggi.

Contoh nyata dari hari baik ini meliputi Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon. Pada Kamis Pahing, gabungan nilai hari Kamis (8) dan Pahing (9) menghasilkan total 17, sementara Sabtu Kliwon juga mencatat angka yang sama melalui kombinasi nilai hari Sabtu (9) dan Kliwon (8). Pihak yang merencanakan pembelian perhiasan di hari-hari ini diyakini tidak hanya akan lebih menyukai barang tersebut, tetapi juga akan berkomitmen untuk menyimpannya dalam jangka waktu yang lebih lama, terhindar dari keinginan menjual kembali karena dorongan kebutuhan mendesak.

Oleh karena itu, bagi masyarakat Blitar yang berencana untuk membeli perhiasan, tidak ada salahnya untuk memperhatikan perhitungan hari menurut kebudayaan lokal. Dengan memilih hari ke-17, harapan akan perhiasan yang berkualitas dan membawa kebahagiaan pun semakin besar, sesuai dengan filosofi budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.