- Stok blangko e-KTP Kabupaten Blitar tersisa 4.772 keping, cukup untuk dua pekan.
- Dispendukcapil mengambil langkah jemput bola ke Jakarta untuk memastikan ketersediaan blangko.
- Masyarakat diimbau untuk tetap mengurus pencetakan e-KTP demi kelancaran administrasi.
Stock blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Blitar mengalami penurunan signifikan, dengan jumlah yang tersisa saat ini hanya mencapai sekitar 4.772 keping. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar mencermati kondisi ini karena permintaan untuk pencetakan dokumen identitas tersebut cukup tinggi setiap harinya, terutama menjelang periode penting seperti pemilu dan pendaftaran program bantuan sosial.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Tunggul Adi Wibowo, menjelaskan bahwa dengan jumlah persediaan yang ada saat ini, institusinya memperkirakan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat hanya akan bertahan selama dua pekan ke depan. Mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekurangan, pihak Dispendukcapil telah menyiapkan langkah proaktif dengan mengirimkan tim untuk mengamankan pasokan tambahan blangko e-KTP dari Jakarta pada minggu ini.
“Upaya ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan dapat berlangsung dengan lancar tanpa gangguan. Kami menugaskan staf kami untuk mengambil pasokan sebesar mungkin sebelum stok saat ini benar-benar habis,” ungkap Tunggul pada Rabu, 20 Agustus. Dia menekankan pentingnya menjaga kelangsungan layanan kepada masyarakat, sehingga siapa saja yang membutuhkan pencetakan e-KTP tetap dapat mengakses layanan tanpa kendala.
Demi mengoptimalkan pelayanan kepada warga, Dispendukcapil juga mengimbau agar masyarakat tetap aktif dalam mengurus dokumen kependudukan mereka. Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan tidak ada delay atau keterlambatan dalam proses pencetakan yang bisa merugikan masyarakat Blitar. Hal ini menjadi perhatian, terutama di saat-saat dimana identitas kependudukan sangat dibutuhkan.