Sabtu, 25 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Dishub Kabupaten Blitar Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Jelang Penutupan Akses di Bendungan Lahor

Dishub Kabupaten Blitar Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Jelang Penutupan Akses di Bendungan Lahor

Dishub Kabupaten Blitar Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Jelang Penutupan Akses di Bendungan Lahor
Poin Penting:
  • Dishub Blitar siapkan personel dan rambu lalu lintas jelang penutupan akses di Bendungan Lahor.
  • Rata-rata 2.800 kendaraan roda 4 akan dipindahkan ke jalur alternatif setelah penutupan.
  • Jalur alternatif sudah direncanakan untuk mengurangi kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar telah mengambil langkah proaktif menjelang diterapkannya pembatasan akses kendaraan roda 4 di atas Bendungan Lahor, yang dijadwalkan mulai 1 Agustus 2026. Penutupan ini diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan dan memelihara keamanan di sekitar daerah yang selama ini menjadi jalur vital bagi ribuan pengguna jalan. Dengan rata-rata 2.800 kendaraan roda 4 melintas setiap harinya, efek penutupan ini tentunya akan dirasakan luas oleh masyarakat yang sehari-harinya bergantung pada jalur tersebut.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Blitar, Anjar Eko Atmanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua petugas yang akan ditempatkan di Selorejo, untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat perubahan arus lalu lintas. "Kami memahami bahwa penutupan ini akan mengubah pola lalu lintas masyarakat, oleh karena itu kami harus siaga dan siap beradaptasi dengan situasi yang mungkin terjadi," ujarnya.

Dishub juga telah melakukan survei untuk mencari jalur alternatif guna mengurangi dampak kemacetan di jalur utama. Rute alternatif yang disiapkan adalah dari Karangkates memutar ke kiri menuju Kalipare, yang akan terhubung ke simpang tiga Kesamben. Rambu-rambu lalu lintas yang jelas juga telah dipasang untuk membantu pengguna jalan mengetahui arah dan mengurangi kebingungan saat perubahan arus terjadi.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemkab Blitar dalam menyelenggarakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan, dengan harapan penutupan akses ini tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga mendorong kesadaran akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi kesejahteraan bersama.