- 700 buku penguatan literasi dibagikan kepada tiga lembaga pendidikan di Kota Blitar.
- Alokasi buku terdiri dari 200 untuk SDN 2 Sukorejo, 200 untuk SDN 3 Karangtengah, dan 300 untuk PKBM Tunas Pratama.
- Buku tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan akademik siswa.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar baru-baru ini membagikan 700 buku penguatan literasi kepada tiga lembaga pendidikan sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan akademik siswa. Insentif ini berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan ditujukan tidak untuk semua sekolah, melainkan hanya kepada institusi terpilih yang dianggap layak menerima bantuan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menjelaskan bahwa dari total 700 buku yang dibagikan, alokasi didistribusikan kepada dua sekolah dasar negeri dan satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Sekolah dasar negeri SDN 2 Sukorejo dan SDN 3 Karangtengah masing-masing menerima 200 buku, sementara PKBM Tunas Pratama mendapat alokasi terbesar, yaitu 300 buku.
Buku-buku yang diberikan ini bukan hanya sekadar bahan bacaan, melainkan juga merupakan alat untuk memperkuat literasi yang memiliki substansi pendidikan dari Kementerian. Dengan adanya buku-buku ini, diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan peserta didik dalam membaca, dan sekaligus memperkuat kemampuan akademik mereka. Penguatan literasi sangat penting untuk mendukung siswa dalam mengikuti proses pembelajaran secara keseluruhan.