Selasa, 11 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Damkar Blitar Menanggapi Kasus Oknum Anggota Positif Sabu: Komitmen Terhadap Transparansi dan Rehabilitasi

Damkar Blitar Menanggapi Kasus Oknum Anggota Positif Sabu: Komitmen Terhadap Transparansi dan Rehabilitasi

Damkar Blitar Menanggapi Kasus Oknum Anggota Positif Sabu: Komitmen Terhadap Transparansi dan Rehabilitasi
Poin Penting:
  • Anggota Damkar Kabupaten Blitar, berinisial B, positif sabu dan telah dipanggil sebagai saksi dalam kasus narkoba.
  • Damkar Blitar akan melakukan tes urine massal untuk seluruh pegawai sebagai langkah pencegahan dan rehabilitasi.
  • Pihak Damkar berkomitmen untuk transparan dan bertindak tegas dalam menjaga integritas institusi.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kabupaten Blitar, Nurcholis Muhaimin, memberikan pernyataan resmi setelah terungkapnya kasus salah satu anggotanya berinisial B (28) yang dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu. B, yang berstatus sebagai pegawai kontrak atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), telah bertugas di Damkar Kabupaten Blitar selama tiga tahun.

"Kami belum menerima surat resmi dari Polres Blitar Kota mengenai kasus ini, namun setelah mendengar informasi tersebut, kami langsung melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan," ungkap Cholis saat diwawancarai di kantor Damkar pada Selasa, 8 November 2026. Dalam pertemuan tersebut, B mengakui pernah dipanggil oleh Satnarkoba Polres Blitar Kota sebagai saksi dalam kasus peredaran narkoba. Dia mengkonfirmasi bahwa namanya muncul dalam daftar kontak seorang pengedar.

Cholis menjelaskan bahwa pada saat penjemputan B oleh tim Satnarkoba, yang bersangkutan seharusnya tengah dalam masa lepas tugas, sehingga pihak Damkar tidak mengetahui peristiwa tersebut secara langsung. "Kami perlu melakukan konfirmasi lebih lanjut, karena sesuai jadwal, seharusnya dia tidak berada di kantor," lanjutnya. Sebagai langkah responsif terhadap situasi ini, Damkar Kabupaten Blitar berkomitmen untuk melakukan tes urine massal kepada seluruh pegawainya.

Meskipun tidak ada penahanan terhadap B dan dia akan menjalani proses rehabilitasi, pihak Damkar menegaskan pentingnya tindakan tegas dan adil dalam menangani masalah ini untuk menjaga integritas dan profesionalisme institusi. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi anggota lainnya dan meningkatkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba dalam masyarakat.