- Pendap Sukamerindu merupakan kuliner khas Bengkulu yang telah hadir selama 13 tahun.
- Proses pembuatan pendap memerlukan ketelitian dan pemahaman khusus, terutama dalam penggunaan daun talas.
- Usaha ini kini juga dipasarkan secara online untuk menjangkau lebih banyak pencinta kuliner.
Pendap Sukamerindu, sebuah kuliner khas dari Bengkulu, telah berusia 13 tahun dan berhasil bertahan di tengah maraknya inovasi kuliner modern. Salah satu pelaku usaha yang setia mempertahankan keaslian makanan ini adalah Effendi, yang telah menjalankan usahanya sejak tahun 2013 dan mewarisi tradisi ini dari orang tuanya. Dalam wawancara baru-baru ini, Effendi berbagi kisah perjalanan usahanya dan alasan kuat di balik keputusannya untuk terus menghidupkan pendap di tengah perubahan zaman.
Effendi mengungkapkan bahwa pendap adalah ikon kuliner Bengkulu yang memiliki keunikan tersendiri, terutama dalam cara pembuatan yang memerlukan ketelitian. Proses pembuatan pendap yang melibatkan daun talas sebagai bahan utama merupakan seni yang tidak sembarangan. Dalam proses memasak, penggunaan daun talas menjadi sangat krusial. Jika tidak diolah dengan baik, masakan ini bisa memberikan rasa yang tidak menyenangkan, bahkan menimbulkan reaksi tidak diinginkan. Oleh karena itu, Effendi menekankan bahwa setiap orang yang ingin belajar membuat pendap harus memahami prosesnya secara mendalam.
Dengan mempertahankan penggunaan daun talas, pendap Sukamerindu bukan hanya menawarkan cita rasa yang khas, tetapi juga menjaga tradisi kuliner yang telah ada sejak lama. Dalam dunia kuliner yang terus berevolusi, komitmen Effendi untuk mempertahankan warisan ini adalah langkah yang patut diapresiasi. Hingga kini, pendap Sukamerindu juga telah merambah ke pemasaran online, memudahkan masyarakat untuk mencicipi kelezatannya tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Dengan keberanian menjalankan tradisi ini, Effendi berharap dapat menginspirasi generasi muda di Blitar dan sekitarnya untuk mencintai kuliner lokal serta mewariskan pengetahuan penting yang terkandung di dalamnya.