Senin, 22 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Dua Wanita Tertangkap Selundupkan Pil Dobel L ke Lapas Blitar

Dua Wanita Tertangkap Selundupkan Pil Dobel L ke Lapas Blitar

Dua Wanita Tertangkap Selundupkan Pil Dobel L ke Lapas Blitar
Poin Penting:
  • Dua wanita ditangkap atas penyelundupan pil dobel L ke Lapas Blitar.
  • Keberadaan barang terlarang di dalam lapas menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
  • Kepala Lapas menegaskan pentingnya meningkatkan sistem pengawasan untuk mencegah insiden serupa.

Blitar, SuaraBlitar - Kejadian mengejutkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Blitar kemarin siang, ketika dua wanita berinisial S (28) dan M (25) diamankan oleh petugas saat berusaha menyelundupkan narkotika jenis pil dobel L. Kedua wanita ini diketahui datang untuk mengunjungi pasangan mereka yang sedang menjalani hukuman di dalam lapas. Hal ini tentu menjadi sorotan tajam mengingat pelanggaran hukum di dalam lembaga pemasyarakatan seharusnya bisa diminimalisasi melalui pengawasan yang ketat.

Menurut keterangan petugas Lapas Blitar, kejadian ini bermula saat S dan M berusaha berkunjung. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, petugas mencurigai gerak-gerik mereka yang tampak gelisah. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya ditemukan pil dobel L yang disimpan di area genital mereka. Penemuan ini jelas menambah daftar panjang kasus penyelundupan narkotika ke dalam lapas, yang merupakan tantangan besar bagi pihak berwenang.

Kepala Lapas Blitar, Budi Santoso, mengungkapkan kekecewaannya atas insiden ini. Ia menegaskan bahwa pihak lapas telah berupaya meningkatkan pengawasan dan penerapan protokol keamanan, akan tetapi masih terdapat celah yang harus ditutup. "Kami akan melakukan evaluasi dan meningkatkan sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang, serta memastikan bahwa para narapidana tidak terpapar dengan barang-barang terlarang," ujarnya.

Kedua wanita tersebut kini berhadapan dengan hukum atas tindakan mereka, dan proses penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap jaringan penyelundup yang lebih besar. Masyarakat berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait, bahwa tindakan penyelundupan tidak hanya merugikan pihak lapas tetapi juga menciptakan dampak buruk bagi masyarakat luas.