- 19.602 keluarga kurang mampu di Kota Blitar menerima bantuan 30 kg beras dari Bapanas untuk tiga bulan.
- Wali Kota Blitar mengingatkan agar bantuan tidak dijual dan dimanfaatkan sebaik mungkin.
- Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih dengan pengawalan dari Bulog dan dinas terkait.
Kota Blitar, dalam upaya mendukung masyarakat kurang mampu, menerima realisasi penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Sebanyak 19.602 keluarga di Kota Blitar yang tergolong dalam kelompok ekonomi terendah, yakni desil 1 sampai 4, akan mendapatkan bantuan sebanyak 30 kg beras, yang akan didistribusikan dalam alokasi tiga bulan, yaitu Juli, Agustus, dan September 2023. Setiap keluarga penerima akan memperoleh 10 kg beras setiap bulan, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pangan mereka.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengungkapkan pentingnya bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warganya. Ibin, demikian sapaan akrabnya, menegaskan agar bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tidak dijual, mengingat bantuan ini merupakan sumber daya yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain bantuan dari Bapanas, Pemkot Blitar juga menyelenggarakan berbagai program lainnya seperti Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Rastrada, yang semuanya bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan bagi warga kurang mampu di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Proses penyaluran bantuan beras ini dilaksanakan secara bertahap melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih, dengan kolaborasi yang erat bersama Bulog dan instansi terkait. Yonas, Pimpinan Bulog KC Tulungagung, menyatakan bahwa distribusi beras akan disesuaikan dengan kesiapan mitra di lapangan, guna memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Dengan tiga skema bantuan yang ada, Pemkot berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat lebih terjamin, seiring dengan upaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat di Kota Blitar.