- Aliansi Mahasiswa Tulungagung menuntut evaluasi program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa.
- Pemadaman listrik berdampak besar pada masyarakat, terutama peternak ikan dengan kerugian signifikan.
- DPRD Tulungagung berkomitmen menampung dan menyampaikan aspirasi mahasiswa ke instansi terkait.
Pada Rabu, 24 Juni 2026, Aliansi Mahasiswa Tulungagung menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung. Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan tuntutan evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta meminta pertanggungjawaban dari PLN atas pemadaman listrik yang berdampak signifikan bagi masyarakat.
Koordinator aksi, Hendra Nurdiansyah, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dari tuntutan mereka adalah perlunya evaluasi terhadap kebijakan MBG, yang diharapkan dapat diperbaiki agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, Hendra juga menekankan pentingnya penegakan peraturan yang berlaku terkait pelaksanaan KDKMP sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, pemadaman listrik yang kerap terjadi di Tulungagung telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, terutama para peternak ikan. Hendra menyebutkan bahwa dalam dua hari pemadaman terakhir, kerugian yang dialami peternak ikan diperkirakan mencapai Rp1,8 miliar. Dengan demikian, mereka menuntut PLN untuk memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami oleh konsumen.
Dalam tanggapannya, Marsono, Ketua DPRD Tulungagung, menyatakan bahwa pihaknya akan menampung semua aspirasi mahasiswa tersebut dan berkomitmen untuk menyampaikan tuntutan ini kepada dinas atau instansi terkait. Aksi demonstrasi ini berlangsung dengan aman dan kondusif, diwarnai oleh teatrikal dan lagu-lagu kritik terhadap kebijakan pemerintah, menunjukkan semangat mahasiswa dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.