Senin, 22 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Waspada Penipuan: Korban Kehilangan Rp15 Juta Melalui Akun Instagram Pemkab Blitar yang Diretas

Waspada Penipuan: Korban Kehilangan Rp15 Juta Melalui Akun Instagram Pemkab Blitar yang Diretas

Waspada Penipuan: Korban Kehilangan Rp15 Juta Melalui Akun Instagram Pemkab Blitar yang Diretas
Poin Penting:
  • Iven Ferima K kehilangan Rp15 juta akibat penipuan melalui akun Instagram Pemkab Blitar yang diretas.
  • Korban awalnya tertarik oleh tawaran giveaway emas yang tampak menggiurkan.
  • Pihak Diskominfo sedang berupaya memulihkan akun yang diretas dan mengimbau masyarakat agar berhati-hati.

Seorang warga Blitar, Iven Ferima K, melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan dengan total kerugian mencapai Rp15 juta akibat sebuah akun Instagram yang mengaku sebagai Pemkab Blitar. Melalui komunikasi yang dilakukan di WhatsApp dengan @radiopatria, Iven menceritakan kronologi apa yang terjadi pada Jumat malam, 19 Juni 2026. Ia menemui sebuah postingan di Instagram yang menawarkan giveaway berhadiah emas antam seberat 25 gram dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga menggiurkan banyak orang, termasuk dirinya.

Iven menjelaskan bahwa untuk mengikuti giveaway tersebut, ia harus menjadi pengikut akun dan menyukai minimal tiga unggahan. Setelah memenuhi syarat, ia kemudian mengklik tautan yang terdapat di bio akun tersebut, yang ternyata mengalihkan dirinya ke sebuah aplikasi Telegram. Dalam aplikasi tersebut, ia diminta untuk mengisi biodata dan melakukan transfer uang sebesar Rp10 juta sebagai langkah awal untuk mendapatkan hadiah yang dijanjikan. Namun setelah transfer pertama, Iven mengalami penipuan lebih lanjut, di mana ia diminta untuk mentransfer tambahan Rp5 juta sebagai deposit.

Merasa curiga setelah diminta transfer lagi untuk 'biaya' lain, Iven akhirnya menolak untuk melanjutkan transaksi. Upayanya untuk menghubungi kembali pihak yang diduga melakukan penipuan tersebut tidak membuahkan hasil, karena pesan yang dikirim hanya dibaca tanpa ada respons. Setelah menyadari situasi tidak berbentuk seperti yang dijanjikan, Iven berinisiatif untuk melapor ke IASC OJK, berharap kejadian ini tidak menimpa orang lain dan memohon agar akun pemerintah yang diretas dapat segera pulih. Hingga saat ini, akun Instagram Pemkab Blitar masih terlihat dalam kendali terduga pelaku peretasan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Blitar, Agung Wicaksono, mengkonfirmasi bahwa tim teknis sedang bekerja untuk memulihkan akses akun Instagram yang telah diretas, dan meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk informasi atau permintaan transaksi yang tidak jelas dari akun tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan kritis terhadap penawaran yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, terutama di platform media sosial.