Selasa, 21 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Warga Ketanon Kedungwaru Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Murni Karena Sakit

Warga Ketanon Kedungwaru Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Murni Karena Sakit

Warga Ketanon Kedungwaru Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Pastikan Murni Karena Sakit
Poin Penting:
  • Lelaki 66 tahun ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Kedungwaru.
  • Penyebab kematian diyakini murni karena sakit lambung, berdasarkan keterangan warga.
  • Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan jenazah dievakuasi untuk proses visum.

Pada hari Minggu, 19 Juli 2026, seorang lelaki berinisial S (66) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya yang terletak di Desa Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung. Penemuan jenazah ini bermula ketika seorang warga setempat mendapati pintu rumah korban terbuka sedikit dan melihat bagian kaki korban dari celah pintu. Dengan rasa curiga, warga tersebut mendekati rumah dan menemukan posisi tengkurap korban di dalam ruangan.

Setelah laporan diterima, petugas Polsek Kedungwaru bersama tim inafis dan medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia sekitar delapan jam sebelum ditemukan. Iptu Nanang Murdianto, Kasi Humas Polres Tulungagung, menyatakan bahwa penyebab kematian korban adalah murni karena kondisi kesehatannya yang memburuk.

Dari keterangan warga terdekat, S dikenal menderita sakit lambung dan di dalam rumah ditemukan beragam obat-obatan yang biasa dikonsumsinya. Penting untuk dicatat bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh S, sehingga pihak kepolisian memastikan tidak adanya unsur kejahatan dalam kejadian ini. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak untuk proses visum lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita bahwa kesehatan sangatlah penting, terutama bagi lansia yang kadang tinggal sendiri. Diharapkan masyarakat lebih peka dan peduli terhadap keadaan tetangga, agar kejadian serupa dapat dihindari di masa depan.