- Pria berinisial AK ditemukan tewas di kamar kos dengan dugaan overdosis obat kuat.
- Pihak kepolisian menegaskan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
- Identitas seorang wanita yang ditemukan bersama korban masih dalam penyelidikan.
Pada Rabu, 9 September 2023, masyarakat Blitar dikejutkan dengan penemuan seorang pria berinisial AK (42) yang ditemukan tidak bernyawa di kamar kos di daerah Kelurahan Tawangsari, Kabupaten Blitar. Penemuan tersebut berlangsung di sebuah penginapan yang terletak di Kecamatan Garum, mengundang perhatian masyarakat dan pihak berwenang setempat. Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan seorang wanita yang diduga merupakan teman dekat dari korban, yang menjadi saksi dalam insiden ini.
Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian menunjukkan bahwa korban tidak memiliki kartu identitas, sehingga memerlukan waktu untuk mengidentifikasi dan mengonfirmasi identitasnya. Aiptu Muheni, Kasi Humas Polres Blitar, menjelaskan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. "Kami menduga bahwa penyebab kematian korban adalah akibat overdosis mengkonsumsi obat kuat, yang mungkin digunakan secara berlebihan," ungkapnya dalam keterangan pers yang dirilis pada Jumat, 11 September 2023.
Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa hasil medis menunjukkan tidak adanya bekas luka kekerasan, semakin menguatkan asumsi bahwa penyebab kematian korban adalah dari konsumsi obat yang berlebihan. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dibawa pulang dan dilaksanakan prosesi pemakaman sesuai dengan adat yang berlaku. Sementara itu, identitas wanita yang ditemukan bersamanya masih dalam penyelidikan lebih lanjut dan pihak kepolisian belum memberikan informasi tambahan terkait hal tersebut.
Kejadian ini menjadi perhatian bagi masyarakat Blitar, terutama terkait kesadaran akan bahaya penggunaan obat kuat dan pentingnya menjaga keselamatan diri. Pihak berwenang dihimbau untuk lebih meningkatkan sosialisasi guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.