Selasa, 06 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pendidikan & Budaya › Vaksinasi Anak di Kabupaten Blitar: Dinkes Genjot Program BIAS Menuju Target Nasional

Vaksinasi Anak di Kabupaten Blitar: Dinkes Genjot Program BIAS Menuju Target Nasional

Vaksinasi Anak di Kabupaten Blitar: Dinkes Genjot Program BIAS Menuju Target Nasional
Poin Penting:
  • Capaian vaksinasi BIAS di Blitar masih rendah, namun Dinkes berupaya keras untuk menaikkan angka.
  • Imunisasi MR dan HPV mencapai capaian yang baik dibandingkan DT dan Td.
  • Pelaksanaan vaksinasi dipengaruhi oleh faktor jadwal sekolah dan pengelolaan data.

Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang diselenggarakan di Kabupaten Blitar masih menghadapi tantangan dalam mencapai target nasional yang ditetapkan. Hingga akhir Agustus 2023, data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa capaian vaksinasi untuk beberapa jenis imunisasi masih tergolong rendah. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak Dinkes untuk terus memacu upaya vaksinasi di lingkungan sekolah.

Fenomena perbedaan pencapaian vaksinasi ini disebabkan oleh faktor beragam, seperti jenis vaksin yang disalurkan serta sasaran siswa yang dituju. Selain itu, disruptifnya jadwal kegiatan sekolah juga menjadi salah satu elemen yang mempengaruhi pengumpulan data vaksinasi. Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Blitar, Endro Pramono, menyatakan bahwa vaksinasi untuk cakupan tinggi, di antaranya vaksin Human papillomavirus (HPV) dan Measles rubella (MR), menunjukkan hasil yang lebih baik.

Dari data yang diperoleh, imunisasi MR berhasil menjangkau 11.597 anak atau mencakup 75,5 persen dari total sasaran, sedangkan vaksin HPV, yang berfungsi untuk mencegah kanker serviks, telah diberikan kepada 5.993 anak atau 76,1 persen. Di sisi lain, imunisasi untuk Diphtheria tetanus (DT) dan Tetanus diphteria (Td) masih mengalami gap yang signifikan, dengan capaian masing-masing hanya 25,3 persen dan 17,2 persen dari target pertengahan tahun.

Endro menambahkan bahwa kondisi ini bukanlah indikasi dari rendahnya aktivitas vaksinasi di lapangan, melainkan lebih kepada tantangan dalam pengelolaan data dan waktu pelaksanaan. Dinkes berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi, demi kesehatan dan masa depan anak-anak di Kabupaten Blitar.