Selasa, 06 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pemerintahan › 16 Petahana Kembali Ikut Pilkades Serentak di Blitar, PKDI Ajak Hindari Praktik Anarki

16 Petahana Kembali Ikut Pilkades Serentak di Blitar, PKDI Ajak Hindari Praktik Anarki

16 Petahana Kembali Ikut Pilkades Serentak di Blitar, PKDI Ajak Hindari Praktik Anarki
Poin Penting:
  • 16 kepala desa petahana di Blitar akan bersaing kembali dalam Pilkades serentak.
  • PKDI mengingatkan pentingnya etika politik dan menghindari praktik anarkis.
  • Kolaborasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk menjaga keamanan selama Pilkades.

Di Kabupaten Blitar, Pilkades serentak yang akan datang menghadirkan tantangan bagi 16 kepala desa petahana yang kembali bertarung. Dalam konteks ini, Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Blitar menekankan pentingnya etika politik dan integritas sebagai landasan dalam menyongsong kontestasi ini. Ketua PKDI, Rudy Puryono, menjelaskan bahwa posisi sebagai petahana memiliki beban moral yang tidak dapat dianggap remeh, serta meminta para calon untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Rudy menambahkan, untuk mendukung para petahana dalam menjalankan tugasnya dengan baik, PKDI konsisten memberikan arahan, pelatihan, dan pembekalan teknis. โ€œMenjaga jabatan yang dipercayakan kepada mereka tidaklah mudah, sehingga kami berupaya memberikan masukan yang konstruktif agar mereka berperilaku bijak,โ€ ungkap Rudy.

Di samping itu, Rudy juga mengingatkan para petahana untuk menjaga kedamaian dan kondusivitas di desa. Mereka diharapkan dapat menghindari sikap balas dendam dan menyikapi setiap situasi dengan bijaksana demi kebaikan bersama. Untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan lancar dan demokratis, PKDI berkolaborasi dengan pihak kepolisian serta instansi terkait untuk menjaga keamanan dan stabilitas.

Sebagai langkah proaktif, PKDI akan mengumpulkan seluruh calon kepala desa yang turut berkompetisi dalam Pilkades untuk mendapatkan pembekalan khusus. Ini diharapkan dapat mempersiapkan mental para calon dalam menghadapi hasil pemungutan suara serta mengedukasi mereka tentang arti demokrasi yang sesungguhnya. Dengan pendekatan ini, PKDI berharap terciptanya suasana yang positif dan konstruktif di setiap desa yang menggelar pilkades.