- Tiga SD Negeri di Blitar tidak memiliki siswa baru, memunculkan kekhawatiran.
- Dinas Pendidikan akan melakukan kajian untuk memahami penyebab kekurangan siswa.
- Sementara itu, SMP di Blitar mencatat jumlah pendaftaran siswa baru yang memadai.
Dalam sebuah laporan yang mengkhawatirkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar mengungkapkan bahwa terdapat tiga Sekolah Dasar (SD) Negeri yang tidak menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Ketiga sekolah tersebut yakni SD Kalimanis 4 yang terletak di Kecamatan Kesamben, SD Ringinrejo 3 di Kecamatan Wates, serta SD Sumberboto 5 yang berlokasi di Kecamatan Wonotirto. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai penyebab di balik minimnya jumlah pendaftaran siswa baru di sekolah-sekolah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santoso, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan kajian mendalam untuk menemukan akar permasalahan yang menyebabkan ketidakhadiran siswa baru di ketiga sekolah tersebut. Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi antara lain kurangnya lulusan Taman Kanak-Kanak (TK) yang melanjutkan ke SD, serta adanya kompetisi yang ketat dengan sekolah-sekolah lainnya di sekitar saat ini.
Agus menambahkan, tim Dinas Pendidikan akan meminta hasil verifikasi dari pembina pendidikan di masing-masing kecamatan untuk mendapatkan data yang lebih akurat. "Kami sangat ingin memahami apakah kekosongan siswa di tiga SD tersebut adalah akibat dari kendala dalam pendaftaran online, yang membuat mereka tidak terdeteksi secara digital, atau memang karena ketidaktampilan dalam menarik murid," jelasnya.
Sementara itu, situasi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menunjukkan tren yang berbeda. Agus melaporkan bahwa jumlah siswa baru di jenjang SMP telah memenuhi kuota yang ditetapkan dan saat ini sedang berlangsung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berakhir pada 17 Juli mendatang. "MPLS berjalan lancar, dan kami akan terus menyusun keputusan terkait penggabungan sekolah jika diperlukan, setelah hasil kajian tersedia," tutup Agus.