- Suhita Lebah Indonesia mengembangkan usaha madu berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat lokal.
- Produk yang dihasilkan mencakup berbagai jenis madu, dengan metode pemasaran yang inovatif.
- Perusahaan berkomitmen terhadap kualitas produk dan keberlanjutan lingkungan.
Di tengah pesatnya perkembangan industri pangan, Suhita Lebah Indonesia menjelma sebagai pelopor usaha madu yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkelanjutan dan berbasis komunitas. Didirikan di Bandar Lampung, perusahaan ini mengedepankan keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap tahapan produksi, mulai dari sumber daya hutan Sumatera hingga pemasaran produk. Dalam proses ini, Suhita Lebah Indonesia menjalin kerja sama erat dengan beekeeper atau peternak lebah serta melakukan kolaborasi dengan para peneliti di bidang lebah agar pengelolaan lebah dan produknya dapat berjalan optimal.
Portofolio produk yang mereka tawarkan bervariasi, termasuk Trigona Honey, Rain Forest Honey, hingga Melifera Honey. Metode pemasaran pun terbilang kreatif, memanfaatkan kanal online dan offline untuk menjangkau konsumen dari Lampung hingga seluruh pelosok Indonesia. Isnina, selaku owner Suhita Lebah Indonesia, menjelaskan bahwa pendekatan mereka tidak sekadar berorientasi pada profit, tetapi juga berfokus pada pelestarian budaya Nusantara melalui pemanfaatan madu murni sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Isnina menekankan pentingnya sistem produksi yang terintegrasi, yang dimulai dari pengolahan hutan hingga ke tangan konsumen. Mereka berupaya menjaga kualitas produk, mutu, dan ketelusurannya untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan madu berkualitas tinggi. Masyarakat sekitar juga diajak berperan aktif, di mana mereka diberikan pelatihan untuk menjadi beekeeper, serta diberdayakan dalam konservasi tanaman hutan dan ekosistem alami lebah.
Melalui inovasi pengemasan yang memenuhi standar keamanan pangan dan berbagai sertifikasi yang diperlukan, Suhita Lebah Indonesia berupaya meningkatkan daya saing produknya di pasar. Dengan fasilitas yang mendukung dan penerapan teknologi ramah lingkungan, mereka tidak hanya berharap dapat mempercepat proses produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan. Di tahun 2021, Suhita Lebah Indonesia menjadi binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni, semakin memperkuat kapasitas usaha di tengah tantangan yang ada.