Senin, 21 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya SPPG Di-suspend Menunggu Hasil Laboratorium Terkait Dugaan Keracunan Makanan di Blitar

SPPG Di-suspend Menunggu Hasil Laboratorium Terkait Dugaan Keracunan Makanan di Blitar

SPPG Di-suspend Menunggu Hasil Laboratorium Terkait Dugaan Keracunan Makanan di Blitar
Poin Penting:
  • 22 siswa di Blitar mengalami gejala dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis.
  • SPPG telah dikenakan suspend selama maksimal 20 hari sambil menunggu hasil lab.
  • Dugaan awal penyebab keracunan adalah adanya zat arsenik yang diambil dari pestisida.

Kota Blitar tengah menghadapi situasi darurat pasca dugaan keracunan yang dialami oleh 22 siswa setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah responsif, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan ini telah dikenakan suspend sejak Kamis, 17 September 2023, dengan waktu suspend maksimal selama 20 hari kalender.

Penghentian sementara ini dilaksanakan sambil menunggu hasil pemeriksaan dari sampel makanan yang telah dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan Kota Blitar. Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Blitar, Titik Nur Azizah, menjelaskan bahwa keputusan untuk membuka kembali SPPG sangat bergantung pada hasil uji laboratorium tersebut. "SPPG yang bersangkutan sudah di-suspend dan kami menunggu surat dari Dinkes tentang hasil sampel makanan yang diuji," terang Titik.

Dalam keterangan lebih lanjut, Titik menyampaikan bahwa salah satu dugaan awal penyebab munculnya gejala keracunan adalah adanya zat arsenik yang diduga berasal dari pestisida pada bahan baku makanan. Namun, hasil uji laboratorium masih menjadi faktor penentu dan harus ditunggu untuk memastikan informasi ini. "Kami harapkan penyelidikan yang cermat sehingga dapat menemukan akar permasalahan," kata Titik, menegaskan pentingnya transparansi dalam penanganan isu ini.

Selama masa suspend, pihak BGN berupaya untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selaras dengan kaidah keamanan makanan yang berlaku. Jika pemeriksaan menunjukkan masalah pada bahan baku, pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk proses pencucian bahan sebelum digunakan untuk produksi, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.