Senin, 21 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Penurunan Signifikan Warga Negara Asing di Blitar: Mayoritas Memegang ITAP

Penurunan Signifikan Warga Negara Asing di Blitar: Mayoritas Memegang ITAP

Penurunan Signifikan Warga Negara Asing di Blitar: Mayoritas Memegang ITAP
Poin Penting:
  • Jumlah WNA di Blitar turun menjadi 211, jauh dari lebih dari 500 pada tahun lalu.
  • Fluktuasi jumlah WNA dipengaruhi oleh investasi dan pariwisata di daerah.
  • Keberadaan WNA dipantau melalui pelayanan keimigrasian dan permohonan izin tinggal.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar melaporkan penurunan jumlah Warga Negara Asing (WNA) yang beroperasi di wilayah kerja mereka, mencakup Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung. Hingga bulan Agustus 2026, tercatat hanya 211 WNA yang masih aktif, jauh berkurang dari lebih dari 500 orang pada tahun sebelumnya. Fenomena ini menunjukkan betapa dinamisnya pergerakan populasi asing di kawasan ini yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk daya tarik investasi dan pariwisata.

Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto, menjelaskan bahwa fluktuasi jumlah WNA adalah hal yang umum terjadi. "Jumlah WNA yang terdaftar saat ini adalah 211, mencerminkan penurunan yang signifikan dari tahun lalu. Banyak di antara mereka yang tidak lagi menetap di sini, yang tentunya mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi kawasan Blitar Raya dan Tulungagung," ungkapnya.

Keberadaan WNA di Blitar ini dideteksi melalui berbagai layanan keimigrasian, seperti permohonan perpanjangan izin tinggal dan alih status izin tinggal. Data ini sangat penting bagi pihak imigrasi untuk dapat memantau dan merespons keberadaan orang asing di wilayah kerjanya secara efektif. Jenis izin tinggal yang dimiliki juga memberikan gambaran mengenai motivasi dan tujuan mereka berada di Blitar dan Tulungagung.

Dengan penurunan jumlah ini, masyarakat Blitar diharapkan dapat bersinergi dengan pihak imigrasi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi dan pariwisata, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian lokal. Kegiatan dan interaksi yang baik dengan WNA diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, baik secara sosial maupun ekonomi.