Sabtu, 12 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Insiden Bullying di MTs Wlingi: Komentar TikTok Picu Tindak Kekerasan di Sekolah

Insiden Bullying di MTs Wlingi: Komentar TikTok Picu Tindak Kekerasan di Sekolah

Insiden Bullying di MTs Wlingi: Komentar TikTok Picu Tindak Kekerasan di Sekolah
Poin Penting:
  • Kasus bullying di MTs Wlingi dipicu oleh komentar di TikTok.
  • Korban mengalami mimisan dan kesehatannya sudah membaik.
  • Mediasi telah dilakukan untuk menyelesaikan konflik antara pelaku dan korban.

Sebuah insiden bullying yang melibatkan siswa di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, telah menghebohkan masyarakat setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Menurut penjelasan Kapolsek Wlingi, AKP Kushartono, aksi kekerasan ini diduga dipicu oleh komentar yang ditinggalkan saat siaran langsung TikTok oleh pacar dari terduga pelaku, yang diberikan kepada siswa yang menjadi korban berinisial FJ.

Kejadian tersebut berlangsung pada tanggal 20 Agustus 2023, saat terduga pelaku, seorang siswa pindahan yang dikenal dengan inisial GD, mendatangi kelas tempat korban berada. Sebelumnya, terduga pelaku merasa tersinggung setelah mengetahui adanya komentar di siaran langsung pacarnya, yang menyebutkan status hubungan korban. Dalam keadaan emosi, GD tidak hanya mendekati FJ tetapi juga meminta siswa lain untuk merekam aksi bullying yang terjadi.

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh GD terhadap FJ ini melibatkan beberapa kali pukulan dan tendangan, yang mengakibatkan korban mengalami mimisan, meski saat ini kondisi FJ sudah membaik, namun masih merasakan nyeri di bagian pinggang. Dalam upaya meredakan situasi, pihak kepolisian bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blitar telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak di sekolah dengan melibatkan keluarga keduanya. Harapannya, proses ini mampu menjadikan pembelajaran bagi semua siswa dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.