- Satgas Pangan Polres Blitar aktif melakukan pemantauan untuk menjaga kestabilan harga beras.
- Harga beras yang ditemukan di pasar masih di bawah HET, menandakan kestabilan harga.
- Pengecekan dilakukan di berbagai lokasi distribusi untuk memastikan ketersediaan dan kualitas beras.
Sebagai wujud komitmen dalam menjaga kestabilan harga pangan, Satgas Pangan Polres Blitar Kota secara proaktif melakukan inspeksi pasar di berbagai titik di Kota Blitar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga beras serta memastikan ketersediaan beras di pasar tetap terjaga. Hasil dari pemantauan yang dilakukan menunjukkan bahwa harga beras masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Operasi pengawasan, yang dilaksanakan pada hari Senin, 7 September 2023, ini meliputi pemeriksaan di tiga mata rantai distribusi beras, mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang di pasar tradisional. Langkah-langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa tidak ada pelanggaran harga yang merugikan warga. Hasilnya, petugas tidak mendapati adanya beras yang dijual melebihi HET di seluruh lokasi yang dikunjungi.
Ketua Satgas Pangan Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, menekankan pentingnya pengawasan ini dalam rangka menjaga kestabilan harga di tengah kondisi kenaikan harga bahan baku. Dia menjelaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga beras yang diterima masyarakat tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini sangat penting agar warga Blitar tidak terkena dampaklanjutan dari fluktuasi harga yang tidak terduga.
Pengecekan pertama dimulai di penggilingan padi UD Merpati Jaya yang berlokasi di Jalan Cilincing, Kecamatan Kepanjenkidul. Meskipun sedang tidak berproduksi karena kenaikan harga bahan baku, penggilingan tersebut masih memiliki stok beras yang dijual kepada pedagang kecil dengan harga Rp 14.800 per kilogram. Ini menunjukkan bahwa di tingkat produsen, harga beras masih dalam batas yang wajar dan terjangkau bagi masyarakat. Upaya pengawasan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan masyarakat Blitar tidak hanya mendapatkan pasokan beras yang cukup, tetapi juga dengan harga yang terjangkau.