Sabtu, 12 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Kekeringan Meluas di Tulungagung, Enam Desa Terkena Dampak Langsung

Kekeringan Meluas di Tulungagung, Enam Desa Terkena Dampak Langsung

Kekeringan Meluas di Tulungagung, Enam Desa Terkena Dampak Langsung
Poin Penting:
  • Bencana kekeringan meluas ke dua desa baru di Tulungagung, total enam desa kini terdampak.
  • Sebanyak 1.148 jiwa terpengaruh, dengan sebagian besar berasal dari Desa Keboireng dan Joho.
  • BPBD Tulungagung melakukan dropping air bersih secara rutin untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menginformasikan bahwa dampak bencana kekeringan kini meluas ke dua desa baru, yaitu Desa Keboireng di Kecamatan Besuki dan Desa Joho di Kecamatan Kalidawir. Penuturan Teguh Abianto, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, menjelaskan bahwa fenomena kekeringan ini terjadi akibat mengeringnya sumber mata air yang menjadi andalan bagi kedua desa tersebut selama musim kemarau yang panjang.

Dengan penambahan ini, total terdapat enam desa yang mengalami dampak kekeringan, yakni Desa Kalidawe di Kecamatan Pucanglaban, Desa Pakisrejo di Kecamatan Tanggunggunung, Desa Sebalor di Kecamatan Bandung, serta dua desa baru yang disebutkan sebelumnya. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa total sekitar 1.148 penduduk di enam desa ini terpengaruh oleh bencana kekeringan tersebut, yang secara langsung memengaruhi ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

BPBD Tulungagung berkomitmen untuk memberikan bantuan air bersih secara berkala. Teguh menjelaskan bahwa pihaknya telah mengatur jadwal dropping air bersih dilakukan setiap minggu di wilayah-wilayah yang terdampak. Setiap kali dropping, sebanyak 10 ribu liter air bersih disuplai, yang sebagian besar akan digunakan sebagai kebutuhan konsumsi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga di masa sulit ini dan membantu mereka mengatasi krisis air yang sedang melanda.