- PT Taspen melayani 7,87 juta peserta, dengan 3,1 juta penerima pensiun di seluruh Indonesia.
- Tingkat pemanfaatan autentikasi digital di kalangan pensiunan hanya 58 persen, meskipun berbagai layanan digital telah disediakan.
- Taspen terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan, namun masih banyak peserta yang mengajukan klaim secara manual.
Dalam pertemuan yang berlangsung dengan Komisi XI DPR RI, Direktur Utama PT Taspen (Persero), Roni, memaparkan sejumlah data terkini mengenai layanan pensiun yang diberikan oleh perusahaan ini. Menurutnya, hingga saat ini perusahaan telah melayani sekitar 7,87 juta peserta yang terdiri dari 4,7 juta peserta aktif dan 3,1 juta pensiunan. Roni menekankan bahwa meskipun PT Taspen telah mengembangkan berbagai layanan digital untuk mempermudah administrasi, tingkat pemanfaatan autentikasi digital di kalangan pensiunan masih tergolong rendah, mencapai hanya 58 persen.
Taspen memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung layanan kepada peserta, termasuk 57 kantor cabang, 17.000 titik layanan, serta kerjasama dengan 44 mitra bayar. Lebih jauh, perusahaan ini juga telah menempatkan petugas di 128 Mal Pelayanan Publik di seluruh Indonesia, termasuk di daerah Blitar, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta yang memerlukan bantuan langsung.
Transformasi digital menjadi fokus utama PT Taspen, namun Roni menunjukkan ajuan klaim pensiun melalui platform digital hanya mencapai 35 persen. Sebaliknya, 65 persen peserta masih lebih memilih untuk mengajukan klaim secara manual. Hal ini menjadi tantangan bagi perusahaan, di mana sekitar 70 persen dari total 1.344 pegawai masih terlibat langsung di lapangan.
Upaya inovatif telah dilakukan Taspen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk layanan tanpa dokumen, autentikasi digital, dan Taspen One Hour Online Service (TOS). Namun, dengan masih rendahnya tingkat pemanfaatan layanan digital ini, Taspen berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan peserta guna meningkatkan kesadaran dan penggunaan layanan digital yang lebih efektif dan efisien.