Senin, 28 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Wisata & Kuliner › Progres Ecopark Joko Pangon di Blitar Hanya 6,8 Persen, DPRD Meminta Pembangunan Dipercepat

Progres Ecopark Joko Pangon di Blitar Hanya 6,8 Persen, DPRD Meminta Pembangunan Dipercepat

Progres Ecopark Joko Pangon di Blitar Hanya 6,8 Persen, DPRD Meminta Pembangunan Dipercepat
Poin Penting:
  • Progres pembangunan Ecopark Joko Pangon masih rendah, hanya 6,8 persen.
  • DPRD Kota Blitar menuntut kontraktor untuk mempercepat pembangunan agar sesuai target.
  • Ada beberapa masalah kualitas material yang harus diperbaiki sebelum pemantauan berikutnya.

Pembangunan Ecopark Joko Pangon yang berlokasi di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, hingga September 2026 terpantau masih mengalami kemajuan yang lambat. Dengan nilai kontrak mencakup sekitar Rp3,078 miliar, progres pengerjaan proyek tersebut baru mencapai 6,8 persen. Hal ini tentunya mengundang perhatian dan keprihatinan dari anggota DPRD Kota Blitar, yang mendesak agar proyek ini dapat dipercepat demi memenuhi target waktu penyelesaian.

Dari hasil pemantauan lapangan dan laporan konsultan pengawas, ditemui bahwa angka progres secara keseluruhan menunjukkan ketidakpuasan, dengan catatan situs konsultan menyebutkan progres sekitar 5 persen. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto, menyatakan, "Kami sangat berharap agar progres pembangunan dapat dikejar. Ini sangat penting agar jadwal yang telah ditetapkan dapat terpenuhi." Selain lambatnya waktu penyelesaian, DPRD juga mencatat adanya beberapa masalah dalam pekerjaan fisik yang perlu segera ditangani, termasuk kualitas material yang tidak memadai.

Menghadapi situasi ini, DPRD mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek agar lebih serius dalam pengerjaannya. Dalam diskusi yang berlangsung, Totok menegaskan harapan mereka agar sebelum pemantauan selanjutnya di awal bulan Oktober, proyek tersebut telah mencapai progres antara 20 hingga 25 persen. Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya penting untuk memenuhi target, tetapi juga untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat Kota Blitar bahwa proyek Ecopark Joko Pangon bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang diharapkan.

Dengan waktu yang terus berjalan, DPRD akan terus mengawasi dan berharap bahwa kontraktor mampu mempercepat pengerjaan proyek ini. Penekanan akan hal ini diharapkan dapat direspon positif oleh pihak kontraktor dan seluruh tim yang terlibat, agar Ecopark Joko Pangon bisa segera selesai dan memberi manfaat bagi masyarakat serta perekonomian lokal.