Rabu, 22 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Olahraga Persebaya Surabaya Siapkan Skuad Mewah Menyambut Ulang Tahun ke-100 dengan Ambisi Juara

Persebaya Surabaya Siapkan Skuad Mewah Menyambut Ulang Tahun ke-100 dengan Ambisi Juara

Persebaya Surabaya Siapkan Skuad Mewah Menyambut Ulang Tahun ke-100 dengan Ambisi Juara
Poin Penting:
  • Persebaya Surabaya melakukan perombakan besar untuk musim 2026-2027 sebagai persiapan menyambut ulang tahun ke-100.
  • Klub mengincar gelar juara dengan merekrut pemain baru di semua lini demi menunjukkan komitmen kepada para pendukung.
  • Pelatih Eduardo Tavares mendapat dukungan manajemen setelah hasil yang tidak konsisten di musim lalu.

SURABAYA - Persebaya Surabaya, klub kebanggaan Kota Pahlawan, telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadapi musim Super League 2026-2027 dengan melakukan pembaruan yang signifikan. Dalam upaya untuk merayakan usia 100 tahun yang akan jatuh pada 18 Juni 2027, tim yang dikenal sebagai Bajul Ijo ini mengumumkan perombakan radikal terhadap skuadnya, termasuk menyusul pengangkatan sejumlah pemain baru dan penghapusan pemain lama.

Aktivitas transfer Persebaya dalam periode ini terlihat sangat agresif dan berorientasi pada pencapaian gelar juara, melebihi rival-rival utama seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta. Dengan perayaan satu abad di depan mata, manajemen klub berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada para pendukung setia mereka, yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang klub ini.

Perekrutan pemain tidak hanya terbatas pada satu lini, melainkan melibatkan perbaikan di hampir seluruh sektor, mulai dari pertahanan, lini tengah, hingga penyerangan. Langkah ini menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap pelatih Eduardo Tavares, yang berhasil membawa tim ke performa yang lebih baik pada paruh kedua musim lalu, setelah awal musim yang tidak stabil.

Musim lalu, Persebaya mengalami perjalanan yang kurang memuaskan dengan hasil yang tidak konsisten. Dari 15 pertandingan yang dijalani, tim hanya meraih lima kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan. Situasi ini memicu pergantian pelatih dan mengharuskan manajemen kembali mempercayakan tim kepada Eduardo Tavares, yang siap membawa Persebaya menuju prestasi yang lebih gemilang, terutama dalam momen bersejarah mendatang.