- FM, seorang buruh serabutan, ditangkap setelah melancarkan aksi pencurian di rumah kosong.
- Korban mengalami kerugian sebesar Rp1,3 juta dan segera melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
- Polisi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rumah.
Tim Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian yang dikenal sebagai spesialis rumah kosong di wilayah Srengat, Kabupaten Blitar. Pelaku bernama FM, seorang pria berusia 26 tahun asal Desa Ngaglik, ditangkap setelah dilaporkan melakukan pencurian terhadap sebuah rumah kosong, mengambil barang-barang berharga milik pemiliknya. Aksi FM terungkap setelah korban berinisial DMA, berusia 24 tahun, melaporkan kehilangan telepon genggam dan uang tunai.
Pencurian yang berlangsung di Dusun Sendung terjadi pada pukul 02.00 WIB pada Minggu, 19 Juli. Korban yang baru kembali dari rumah pamannya menyadari hilangnya handphone Redmi Note 8 berwarna biru serta dompet berisi uang tunai Rp500 ribu. Setelah memeriksa situasi di rumah, korban menemukan bekas congkelan di pintu depan yang menunjukkan adanya upaya masuk paksa. Ditemani rekannya, korban kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi dan menemukan seorang pria yang mencurigakan mondar-mandir di area rumah sekitar pukul 01.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, mengungkapkan bahwa setelah serangkaian penyelidikan, pihaknya berhasil mengidentifikasi FM yang beraksi sendiri dengan menggunakan alat berupa obeng untuk membobol rumah. Uang dan barang curian yang diperoleh pelaku digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Setelah melakukan aksinya, FM melarikan diri ke Tulungagung untuk menghindari pengejaran dari polisi. FM kini dihadapkan pada tuntutan hukum yang berat mengingat tindakan kriminalnya yang merugikan masyarakat.
Kejadian ini memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya keamanan dan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Keberhasilan pihak kepolisian dalam menangkap pelaku diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga Blitar di masa mendatang.