Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Pemprov Jatim Siapkan Strategi Tangkal Kekeringan di Blitar, Warga Dihimbau Laksanakan Salat Istisqa

Pemprov Jatim Siapkan Strategi Tangkal Kekeringan di Blitar, Warga Dihimbau Laksanakan Salat Istisqa

Pemprov Jatim Siapkan Strategi Tangkal Kekeringan di Blitar, Warga Dihimbau Laksanakan Salat Istisqa
Poin Penting:
  • Pemprov Jatim dan BPBD merespons serius kekeringan di Blitar dengan status darurat.
  • Bantuan distribusi air bersih dilakukan untuk mendukung masyarakat terdampak.
  • Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) disiapkan sebagai upaya tambahan untuk menangani kekeringan.

Kekeringan yang melanda Kabupaten Blitar telah menarik perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengingat kemarau panjang dan ekstrem yang terjadi di berbagai wilayah. Hingga awal September 2026, setidaknya 24 kabupaten/kota di Jawa Timur telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Status Darurat Kekeringan, termasuk Kabupaten Blitar yang turut berupaya menghadapi tantangan ini.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa Pemprov Jatim berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim guna memperkuat intervensi bagi masyarakat yang terdampak. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah distribusi air bersih secara masif, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa kritis ini.

Dalam kunjungannya ke Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo pada Sabtu (6/9), Khofifah menjelaskan bahwa bantuan air bersih ini merupakan dukungan terhadap penanganan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, termasuk Pemkab Blitar. Pemerintah Provinsi tidak hanya berhenti pada distribusi air bersih, tetapi juga menyiapkan strategi lain untuk menghadapi efek dari kemarau yang berkepanjangan.

Salah satu solusi yang sedang dipersiapkan adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), yang telah dikoordinasikan dengan berbagai instansi teknis. Dengan adanya langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat Blitar dapat terbantu dalam menghadapi situasi kekeringan dan tetap optimis selama musim kemarau ini. Selain itu, warga juga diimbau untuk melaksanakan Salat Istisqa, sebagai bentuk ikhtiar dalam memohon hujan dari Tuhan Yang Maha Esa.