Kamis, 01 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pemerintahan › Pemkot Blitar Efisiensi Anggaran Rp71,3 Miliar, Program Sosial Tetap Berlanjut

Pemkot Blitar Efisiensi Anggaran Rp71,3 Miliar, Program Sosial Tetap Berlanjut

Pemkot Blitar Efisiensi Anggaran Rp71,3 Miliar, Program Sosial Tetap Berlanjut
Poin Penting:
  • Pemkot Blitar melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp71,3 miliar untuk tahun 2026.
  • Program sosial seperti bantuan sosial dan beasiswa tetap dipertahankan meskipun ada pengurangan anggaran.
  • Wali Kota menekankan pentingnya menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah pengurangan dana dari pemerintah pusat.

Kota Blitar menghadapi tantangan keuangan yang signifikan di tahun anggaran 2026, sehingga Pemkot Blitar melakukan kebijakan efisiensi anggaran yang mencapai total Rp71,3 miliar. Salah satu langkah utama dalam efisiensi ini adalah pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebesar 15 persen. Meskipun melakukan penyesuaian anggaran, Pemkot Blitar menegaskan bahwa sejumlah program sosial yang memperhatikan kebutuhan masyarakat akan tetap dipertahankan.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas fiskal daerah mengingat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp128 miliar. Ia menekankan pentingnya penciptaan kebijakan yang tidak hanya mengedepankan efisiensi, tetapi juga memastikan bahwa program-program penting untuk masyarakat, seperti bantuan sosial, beasiswa bagi mahasiswa, bimbingan belajar bagi siswa, serta bantuan kesehatan melalui BPJS, tetap berjalan tanpa hambatan.

Dalam proses efisiensi anggaran, Pemkot tidak hanya memotong anggaran TPP ASN, namun juga melakukan penghematan pada berbagai program lainnya. Diantaranya, program Karya Mas mengalami pemangkasan sebesar Rp16,4 miliar, anggaran bantuan beras (Rastrada) berkurang Rp6 miliar, dan belanja hibah juga diminimalkan sebesar Rp2,9 miliar. Tindakan ini diharapkan dapat membantu Kota Blitar untuk tetap berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, meskipun dalam keadaan anggaran yang terbatas.

Pemkot Blitar berkomitmen untuk terus mencari solusi efisien demi kesejahteraan warga dan mengharapkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi dan mendukung perkembangan program-program sosial yang telah dirancang. Hal ini menunjukkan dedikasi Pemkot dalam memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berfokus pada kesejahteraan masyarakat kota ini.