- Pembatasan pembelian BBM subsidi untuk kendaraan pribadi maksimal 50 liter per hari mulai April 2026.
- Kendaraan umum diperbolehkan membeli Solar subsidi dengan kuota lebih besar, hingga 200 liter per hari.
- Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kestabilan distribusi BBM dan mendukung perekonomian lokal.
Pemerintah Indonesia mengumumkan rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan diberlakukan mulai 1 April 2026. Keputusan ini tertera dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 30 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi global yang memengaruhi pasokan minyak mentah serta untuk memastikan distribusi BBM yang lebih terjaga di seluruh wilayah, termasuk di Blitar.
Dalam implementasi aturan ini, kendaraan pribadi diharuskan mematuhi batas pembelian maksimal 50 liter per hari untuk jenis BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Solar. Pembatasan ini dinilai sejalan dengan kapasitas tangki kendaraan pribadi yang secara umum memiliki keterbatasan. Dengan adanya ketentuan baru ini, diharapkan kebutuhan harian masyarakat dapat tercukupi tanpa adanya risiko pembelian berlebihan yang dapat berdampak negatif pada distribusi bahan bakar subsidi di daerah.
Untuk sektor angkutan umum, pemerintah memberikan kuota yang lebih besar. Kendaraan umum beroda empat diperbolehkan untuk membeli Solar subsidi hingga 80 liter per hari, sedangkan kendaraan umum beroda enam mendapatkan batas pembelian hingga 200 liter per hari. Penetapan kuota ini bertujuan agar aktivitas transportasi penumpang dan pengiriman barang dapat tetap berjalan dengan lancar, mendukung ekonomi lokal Blitar di tengah tantangan pasokan energi yang tidak menentu.
Melalui kebijakan ini, pemerintah mengajak masyarakat, termasuk warga Blitar, untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan ekonomi dan mencegah potensi masalah dalam distribusi BBM yang bersubsidi, sehingga semuanya dapat berfungsi dengan baik di berbagai sektor.