Sabtu, 10 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Umum › Pemakaman Sukardi, Korban Kapal Virgo Transport 8, Menjadi Momen Haru bagi Masyarakat Majan Kedungwaru

Pemakaman Sukardi, Korban Kapal Virgo Transport 8, Menjadi Momen Haru bagi Masyarakat Majan Kedungwaru

Pemakaman Sukardi, Korban Kapal Virgo Transport 8, Menjadi Momen Haru bagi Masyarakat Majan Kedungwaru
Poin Penting:
  • Sukardi dimakamkan di TPU Desa Majan setelah identifikasi oleh Tim SAR.
  • Kepala Dinas Sosial Tulungagung mengonfirmasi masih ada satu korban yang belum ditemukan.
  • Masyarakat lokal berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Sukardi.

Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, masyarakat Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Sukardi, salah satu korban dari insiden kapal tenggelam Virgo Transport 8. Jenazah Sukardi, yang berhasil diidentifikasi oleh Tim SAR setelah melewati proses yang cukup sulit, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Reni Prasetiawati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, mengungkapkan bahwa jenazah Sukardi teridentifikasi melalui ciri-ciri khusus, yaitu adanya cacat pada mata dan tangan. Proses pengembalian jenazah dilakukan dengan menggunakan mobil ambulans yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang berangkat dari Surabaya sekitar pukul 09.00 WIB. Saat tiba di rumah duka, peti jenazah Sukardi disemayamkan dan disambut oleh keluarga serta kerabat yang melaksanakan prosesi pemakaman dengan penuh rasa haru.

Kepala Dinas Sosial juga menyampaikan bahwa masih ada satu korban lain yang belum ditemukan, yaitu Danil Iswahyudi, warga setempat. Pihaknya berharap agar pencarian Danil segera membuahkan hasil. Informasi terbaru menyebutkan bahwa dari total enam korban Insiden Kapal Virgo Transport 8, tiga di antaranya meninggal dunia, dua selamat, dan satu masih dalam pencarian. Hal ini menggambarkan betapa tragedi ini telah meninggalkan duka yang mendalam bagi komunitas di Blitar dan sekitarnya, yang bersatu dalam doa untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan.