Sabtu, 10 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Umum › Panjang Musim Kemarau di Blitar Diprediksi Sampai Akhir November

Panjang Musim Kemarau di Blitar Diprediksi Sampai Akhir November

Panjang Musim Kemarau di Blitar Diprediksi Sampai Akhir November
Poin Penting:
  • Musim kemarau di Blitar diprediksi berlanjut hingga akhir November.
  • Suhu di Blitar saat ini berkisar antara 32 sampai 34 derajat Celsius.
  • BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca panas.

Musim kemarau yang melanda wilayah Blitar Raya tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih lama dari biasanya, dengan prakiraan berlanjut hingga akhir November mendatang. Andang Kurniawan, Prakirawan dari BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Jawa Timur, mengungkapan bahwa suhu di Blitar saat ini telah mencapai kisaran 32 hingga 34 derajat Celsius, sebuah kondisi yang mulai dirasakan sejak bulan Agustus lalu. Panas yang intens ini diharapkan tidak akan segera mereda, dan masyarakat dapat berharap untuk kedatangan musim hujan baru akan muncul pada bulan Desember.

Andang juga menjelaskan bahwa posisi gerak semu matahari saat ini berada tepat di atas Pulau Jawa, sehingga memicu penaikan suhu di Blitar Raya secara signifikan. Kombinasi antara kondisi cuaca cerah berawan ini juga berkontribusi pada paparan sinar matahari yang optimal tanpa adanya penghalang awan. Meskipun suhu di Blitar tergolong tinggi, Surabaya dilaporkan mengalami kondisi yang lebih ekstrem dengan suhu yang bisa mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap dampak dari cuaca panas yang dapat menyebabkan masalah serius seperti kekeringan, potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta masalah kesehatan seperti dehidrasi hingga heatstroke. Dalam upaya melindungi diri, masyarakat disarankan untuk menggunakan tabir surya dan menghindari aktivitas luar ruangan pada rentang waktu antara jam 10 pagi hingga 2 siang, guna meminimalisir risiko terhadap kesehatan.