- Pengembangan pasar apung di Kali Karplos menawarkan ruang bagi UMKM untuk menjual produk mereka.
- Pasar apung bertujuan menarik wisatawan sambil menyediakan ruang rekreasi bagi warga.
- Kegiatan pasar apung direncanakan akan dilakukan secara berkala, berpotensi menjadi agenda rutin setiap Minggu.
Kota Blitar menyambut kehadiran inovasi baru dalam sektor pariwisata dengan adanya pengembangan pasar apung di kawasan Kali Karangtengah-Plosokerep (Karplos). Berlokasi di Kelurahan Karangtengah, pasar apung ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik wisata baru, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan dan menjual produk mereka secara langsung kepada pengunjung. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah kota untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sinergi antara pariwisata dan sektor UMKM.
Lurah Karangtengah, Siswa Adi Purnama, menyatakan bahwa ide pengembangan pasar apung ini berawal dari keberadaan panggung UMKM yang telah ada. Dengan memanfaatkan potensi sungai sebagai area jual beli, konsep pasar apung ini diharapkan dapat menarik wisatawan sambil tetap memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi. Pengunjung akan dimanjakan dengan pengalaman berbelanja sambil menikmati keindahan alam di sekitar aliran sungai.
Saat ini, tahap pengembangan pasar apung masih dalam proses, di mana pihak kelurahan tengah mempelajari respons masyarakat terhadap inisiatif ini. Pasar apung direncanakan akan digelar secara berkala, dengan kemungkinan pelaksanaan setiap Minggu, agar masyarakat dapat menantikan kegiatan ini sebagai agenda rutin. Lebih jauh lagi, kawasan Kali Karplos pun diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang rekreasi bagi masyarakat, menambah deretan tempat wisata yang ada di Blitar. Dengan demikian, pengembangan ini bisa meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat untuk mengunjungi destinasi baru ini, serta memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.