- Bengkel Sastra SMPN 1 Doko menjadi ruang kreatif yang memfasilitasi pengembangan potensi siswa di bidang sastra.
- Kegiatan seperti ‘Bongkar Pasang Diksi’ dan ‘Gulungan Misteri’ membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan.
- Respon positif siswa menunjukkan bahwa Bengkel Sastra meningkatkan kepercayaan diri dan kreativitas mereka.
SMP Negeri 1 Doko memberikan inovasi dalam pengajaran sastra, dengan memperkenalkan Bengkel Sastra sebagai sarana kreatif bagi siswa. Kegiatan ini melampaui batasan tradisional pembelajaran di dalam kelas, menghadirkan metode yang menyenangkan dan interaktif. Dalam Bengkel Sastra, siswa diajak untuk mengasah keterampilan berbahasa melalui aktivitas menarik seperti ‘Bongkar Pasang Diksi’, ‘Sambung Kata’, dan ‘Gulungan Misteri’. Konsep ini dirancang untuk menciptakan suasana yang santai, sehingga siswa dapat berinteraksi dan belajar dengan lebih bebas.
Dibina oleh Justitia Maulida SPd dan Alfi Qori’ah SPd, Bengkel Sastra yang dimulai pada tahun 2025 ini dilaksanakan setiap Senin. Materinya mencakup tidak hanya teori sastra, melainkan juga latihan praktik yang mendorong siswa untuk berkreasi. Melalui pelatihan menulis puisi dan cerpen serta kegiatan membaca puisi dan monolog, siswa mendapatkan beragam pendekatan untuk mengekspresikan diri mereka. Dengan memanfaatkan berbagai media, mereka belajar untuk mengembangkan ide dari kata-kata maupun ilustrasi yang ada.
Respon positif dari para siswa mencerminkan keberhasilan program ini. Justitia Maulida, sebagai salah satu pembina, mengungkapkan bahwa siswa merasa nyaman dan senang berekspresi, tanpa rasa takut dihakimi. Ini menunjukkan bahwa Bengkel Sastra bukan hanya sekadar tempat untuk belajar menulis, tetapi juga menjadi wadah bagi peningkatan kepercayaan diri dan pengembangan kreativitas. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memupuk rasa cinta terhadap seni berbahasa di kalangan siswa, dan diharapkan dapat melahirkan generasi yang lebih peka dan kreatif di dunia sastra.