Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Wisata & Kuliner Nikmati Kopi Tubruk: Panduan Praktis untuk Penikmat Kopi di Blitar

Nikmati Kopi Tubruk: Panduan Praktis untuk Penikmat Kopi di Blitar

Nikmati Kopi Tubruk: Panduan Praktis untuk Penikmat Kopi di Blitar
Poin Penting:
  • Kopi tubruk adalah cara sederhana menikmati kopi tanpa perlu alat khusus.
  • Takaran kopi dapat disesuaikan dengan selera, baik pekat maupun ringan.
  • Proses pembuatan mencakup penggilingan kopi dan pencampuran air panas secara perlahan.

Di tengah maraknya budaya kopi, kopi tubruk tetap menjadi pilihan favorit yang sederhana dan mudah untuk dinikmati. Bagi masyarakat Blitar, menyiapkan kopi tubruk di rumah dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus memuaskan. Proses pembuatannya tidak memerlukan alat yang rumit, cukup dengan bubuk kopi, air panas, dan gula sesuai selera Anda.

Pada sebuah acara demonstrasi di salah satu kedai kopi, seorang praktisi kopi, Ahmad Middat Berista, menjelaskan langkah-langkah dasar dalam menyeduh kopi tubruk. Pertama-tama, Anda perlu menakar bubuk kopi sesuka hati. Jika Anda menyukai rasa yang kuat dan pekat, Anda bisa menambah takaran bubuk kopi sesuai keinginan. Untuk rasa yang lebih ringan, cukup kurangi jumlah kopi yang digunakan.

Setelah kopinya ditakar, tahap selanjutnya adalah menggiling biji kopi agar aromanya dapat keluar saat diseduh. Sambil menggiling, panaskan air hingga mendidih dan siapkan gelas atau wadah untuk menyajikannya. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan gula pasir sesuai dengan tingkat kemanisan yang diinginkan. Penambahan gula ini bisa disesuaikan; lebih banyak gula untuk kopi yang manis dan kurang untuk rasa yang tidak menyengat.

Setelah air mendidih, matikan kompor dan tuangkan air panas secara perlahan ke dalam wadah kopi dengan gerakan memutar. Dengan langkah-langkah ini, Anda kini siap menikmati secangkir kopi tubruk yang nikmat, sempurna untuk menghangatkan suasana di sore hari. Bagi masyarakat Blitar, menikmati kopi tubruk bukan hanya sekadar menikmati minuman, melainkan juga menjadi bagian dari budaya dan tradisi yang harus dijaga serta dilestarikan.