- Sentuh Tanahku adalah aplikasi penting untuk melihat status hak atas tanah.
- Pengguna perlu membuat akun dan melakukan verifikasi untuk mengakses layanan.
- Warna pada peta menunjukkan status tanah, seperti SHM atau belum terdaftar.
Aplikasi Sentuh Tanahku, yang diluncurkan oleh pemerintah bersama Kementerian ATR/BPN, kini menjadi alat penting bagi masyarakat Blitar untuk memahami dan mengakses informasi terkait bidang tanah. Melalui fitur peta interaktif, pengguna dapat melihat warna yang berbeda untuk setiap bidang tanah, yang merepresentasikan status atau jenis hak atas tanah. Hal ini memberi kemudahan bagi warga untuk mengenali kepemilikan tanah mereka, apakah sudah memiliki sertifikat Hak Milik (SHM) atau bahkan belum terdaftar dalam sistem.
Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Play Store. Sebelum memanfaatkan berbagai layanan yang ditawarkan, pengguna perlu melakukan login ke dalam aplikasi. Bagi mereka yang belum memiliki akun, prosedur pendaftaran cukup sederhana, dan akun pengguna perlu diverifikasi agar dapat digunakan. Dengan langkah-langkah ini, masyarakat di Blitar diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan akan hak atas tanah mereka.
Fitur unggulan dalam aplikasi ini adalah kemampuan untuk melihat plot bidang tanah secara real-time. Dengan mengakses ikon informasi di bagian atas tampilan, pengguna dapat memperoleh detail yang lebih lengkap mengenai bidang tanah yang diminati. Pengguna juga dapat memperbesar peta untuk melakukan penelusuran mendalam terhadap bidang tertentu, yang dapat sangat berguna untuk kepentingan pembelian atau perencanaan pembangunan.
Pada peta yang ditampilkan, misalnya, bidang berwarna kuning menandakan masa sertifikat Hak Milik, sedangkan warna lainnya seperti hijau dan biru menunjukkan informasi terkait status tanah lainnya. Inisiatif ini selain memberikan transparansi dalam pengelolaan tanah, juga mendukung masyarakat dalam memahami posisi mereka terhadap hak atas tanah di Blitar, sehingga bisa mencegah sengketa tanah di masa depan.