- Kawasan Simpang Empat JLS Tambakrejo mengalami dua kecelakaan dalam sepekan.
- Kecelakaan terbaru melibatkan sepeda motor dan microbus, menyebabkan luka berat pada pengendara motor.
- Pihak kepolisian mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan mematuhi rambu lalu lintas di area tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, kawasan Simpang Empat Jalur Lintas Selatan (JLS) di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, kembali menjadi sorotan seiring dengan terjadinya dua kecelakaan lalu lintas dalam waktu dekat. Kecelakaan terbaru yang melibatkan sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi dan sebuah microbus Toyota HiAce bernomor polisi AG 7022 UC terjadi pada Rabu sore, 16 September, sekitar pukul 16.00 WIB. Insiden ini menambah kekhawatiran masyarakat terkait keselamatan berkendara di persimpangan yang dianggap berisiko tinggi tersebut.
Kecelakaan kali ini melibatkan pengendara sepeda motor berinisial FK, seorang pemuda berusia 25 tahun, yang dilaporkan mengalami luka berat setelah hendak menyeberangi jalur utama JLS. Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menyatakan bahwa kurangnya kewaspadaan saat memasuki persimpangan menjadi faktor utama yang menyebabkan kecelakaan. Jarak terlalu dekat antara kendaraan juga berkontribusi pada terjadinya tabrakan yang tidak bisa dihindari.
Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, menyatakan bahwa pihaknya telah mengamati kondisi lalu lintas di Simpang Empat JLS Tambakrejo dan mendesak semua pengendara untuk lebih berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut. Dengan meningkatnya volume kendaraan, pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi lalu lintas di sekitar persimpangan ini sangat diperlukan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan tetap waspada saat berkendara, khususnya di kawasan-kawasan yang rawan kecelakaan seperti ini.