- Sopir truk berinisial NR ditemukan meninggal di dalam kabin truk pada pagi hari di depan Pabrik Gula Modjopanggung.
- NR sebelumnya mengeluhkan pusing dan mual setelah beraktivitas mengantre untuk pengiriman tebu.
- Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh NR dan jenazahnya dievakuasi untuk visum.
Pada pagi hari Senin, 7 September 2026, kejadian mengkhawatirkan terjadi di depan Pabrik Gula Modjopanggung, Kauman Tulungagung, saat seorang sopir truk berinisial NR (46) ditemukan meninggal dunia di dalam kabin truknya. NR yang berasal dari Wates, Kediri, sempat diantarkan ke lokasi oleh rekannya untuk menjalani aktivitas pengiriman tebu. Menurut Iptu Nanang Murdianto, Kasie Humas Polres Tulungagung, kejadian ini terjadi sekitar pukul 05.15 WIB nalika rekan NR berusaha membangunkan namun tidak mendapatkan respons dari yang bersangkutan.
Sebelum ditemukan tidak bernyawa, NR menurut keterangan saksi terlihat mengeluhkan pusing dan mual setelah tiba di pabrik pada pukul 00.30 WIB dini hari. Dia kemudian memutuskan untuk beristirahat di dalam kabin, di mana akhirnya ditemukan dalam posisi tengkurap. Petugas keamanan setempat melaporkan kejadian ini kepada Polsek Kalangbret yang segera mengirim Tim Inafis untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh NR, yang mengindikasikan bahwa kematiannya bukan akibat dari tindakan kriminal. Setelah proses identifikasi, jenazah NR dievakuasi ke RSUD dr. Iskak untuk dilakukan visum guna menentukan penyebab pasti kematiannya. Kejadian ini menyiratkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan para sopir, terutama dalam kondisi kerja yang berat dan berisiko. Masyarakat diharapkan dapat lebih memahami dinamika pekerjaan sopir truk yang sering menghadapi tantangan kesehatan selama jam kerja panjang.