- Pemilik Hyundai Ioniq 5 di Blitar mengalami masalah dengan fast charging yang tidak memuaskan.
- Kesulitan saat parkir paralel menyebabkan stres bagi pemilik dengan desain mobil yang lebih besar.
- Harapan terhadap dukungan dan solusi dari dealer dan pemerintah masih menjadi tuntutan masyarakat.
Di tengah antusiasme akan hadirnya mobil listrik di Blitar, pemilik Hyundai Ioniq 5 kini dihadapkan pada sejumlah tantangan yang menyebabkan stres. Problem utamanya terletak pada sistem pengisian cepat (fast charging) yang seringkali tidak berfungsi optimal. Melalui berbagai laporan yang diterima SuaraBlitar, pemilik mengeluhkan lamanya waktu pengisian, terutama saat berada di stasiun pengisian umum. "Saya harus menghabiskan lebih banyak waktu dari yang saya perkirakan hanya untuk mengisi daya," ujar salah satu pemilik yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, masalah parkir paralel menjadi perhatian serius bagi pengendara Ioniq 5 yang memiliki desain yang lebih besar dibandingkan kendaraan konvensional lainnya. Beberapa pengguna melaporkan kesulitan saat memarkir kendaraan mereka di area yang padat, terutama di kawasan perkotaan Blitar yang terkenal ramai. "Ruang parkir seringkali sempit dan mobil ini tidak mudah untuk diparkir secara paralel," keluh pemilik lain yang mengalami kesulitan saat mencari tempat parkir.
Sejumlah pemilik juga mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap respon pihak dealer mengenai permasalahan ini. Mereka berharap adanya solusi yang lebih cepat dan konkret dari produsen maupun dealer. "Kami menginginkan ada dukungan lebih baik dari pihak Hyundai untuk memberikan edukasi tentang penggunaan dan perawatan kendaraan listrik ini," tambahnya.
Menanggapi keluhan ini, Dinas Perhubungan setempat menyatakan bahwa mereka sedang memantau penggunaan kendaraan listrik di Blitar serta berupaya meningkatkan infrastruktur pengisian daya. Dengan dukungan pemerintah, diharapkan pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan menjadikan Blitar sebagai salah satu pionir mobilitas ramah lingkungan di Indonesia. Namun, bagi pemilik Ioniq 5, perjalanan mereka dalam mengadaptasi teknologi baru ini tetap penuh tantangan.